Sabtu, 28/03/2020, 16:29:47
Masa Libur Sekolah di Brebes Diperpanjang Hingga 11 April 2020
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Wabah virus corona atau Corona Virus Diase (Covid-19) yang masih melanda hampir seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia membuat segala aktivitas di perkantoran dan perusahaan meliburkan karyawan atau pekerja untuk bekerja di rumah sementara.

Termasuk dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah dari mulai tingkat SD hingga SMA atau sederajat. Bahkan sampai perguruan tinggi, sementara juga diliburkan untun belajar di rumah.

Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, atas instruksi Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, memutuskan memperpanjang peniadaan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Yakni selama dua pekan ke depan, terhitung 30 Maret hingga 11 April 2020 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes, Tahroni mengatakan, perpanjangan ini berdasarkan surat keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 13A tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Virus Corona, dan juga Surat Edaran (SE) Kepala Dindikpora Brebes Nomor : T//443.2/2020, 26 Maret lalu.

“Sesuai instruksi dari pusat, perpanjangan libur sekolah ini untuk menjaga kesehatan, baik siswa maupun guru di sekolah,” ujar Tahroni, Sabtu 28  Maret 2020.

Namun, selama masa perpanjangan libur sekolah itu, kata Tahroni, para siswa tetap belajar melalui pembelajaran jarak jauh yang dibimbing oleh gurunya masing-masing, tanpa dibebani capaian kurikulum.

“Saya pesan kepada anak-anak jika perpanjangan masa belajar di rumah, siswa tidak diperbolehkan keluyuran atau ke luar dari rumah. Saya juga meminta kepada wali murid untuk selalu mengawasi anak-anaknya untuk tetap belajar di rumah,” jelasnya.

Selain itu, Tahroni mengingatkan kepada para guru, agar memberikan tugas yang tak terlalu berat kepada para siswa.

“Tugas sekolah disesuaikan dengan kurikulum. Jangan sampai memberatkan siswa, lebih baik siswa diberikan pemahaman tentang wabah Covid-19, sehingga dapat mencegah agar tak semakin meluas,” terangnya.

Terkait dengan informasi dari Kemendikbud, jika tahun 2020 ini, tak ada Ujian Nasional (UN). “Tidak ada UN, nilai kelulusannya menggunakan nilai raport tiap semester,” paparnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita