Kamis, 26/03/2020, 01:09:39
Pulang Dari Abu Dabi, Warga Kota Tegal Positif Coronavirus
LAPORAN NINO MOEBI

Walikota Tegal didampingi para pejabat terkait memberi keterangan soal pasien RSUD Kardinah yang dinyatakan positif terpapar virus corona. (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Pasien laki-laki berusia (34) warga Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, yang baru pulang dari luar negeri dinyatakan positif Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Walikota Tegal, H Dedy Yon Supriono kepada sejumlah awak media di Pendopo Ki Gede Sebayu Komplek Balaikota Tegal, Rabu 25 Maret 2020 malam.

Walikota didampingi Sekda yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kota Tegal Johardi, Kepala Dinas Kesehatan dr Sri  Primawati Indraswari, Plt Direktur RSUD Kardinah dr Herry Susanto Sp. A dan beberapa Kepala Dinas terkait menyampaikan berita yang sangat memprihatinkan.

Dengan mata berkaca-kaca, Walikota Tegal menyampaikan berita yang memprihatinkan bahwa pasien laki-laki berusia (34) warga Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, hari ini dinyatakan positif Convid-19.

"Pasien masuk ke RSUD Kardinah Kota Tegal pada 16  Maret 2020 pukul 02.00 dini hari. Asal pasien pulang dari Abu Dabi Emiral Arab sebagai pekerja di pengeboran minyak," tutur Dedy Yon.

Pertama, kata Walikota, untuk diagnosa Pasien Dalam Pengawasan (PDP), diawal ada keluhan batuk, pilek, panas, mencret dan juga sesak napas.

Hasil pemeriksaan swab yang pertama pada 17 Maret 2020, dinyatakan negatif dan pemeriksaan kedua pada 19 Maret 2020 yang hasilnya dikeluarkan pada 24 Maret 2020 dinyatakan positif Covid-19.

Konfirmasi diagnosis Corona Virus keadaan umum pasien yang pertama dirawat di ruang isolasi khusus. Keadaan umum baik dan stabil tidak panas, tidak sesak napas.

"Kita sudah konfirmasi kepada PT KAI nama-nama satu gerbong sudah kita kantongi, nanti akan diinformasikan kepada Provinsi Jawa Tengah, harus dilacak dan riwayat kontaknya harus tahu. Satu gerbong diharapkan harus karantina dulu agar tidak ada penyebaran," tegas Walikota Tegal.

Pasien datang ke RSUD Kardinah pukul 02.00 dini hari diawal tahunya naik Grab, tapi setelah dicek ternyata keluarganya yang jemput di stasiun kereta api dengan menggunakan dua sepeda motor. Yang naik satu kendaraan disuruh pulang, sehingga tidak ada kontak dan satu kendaraan mengantar ke RSUD Kardinah.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita