Selasa, 24/03/2020, 15:55:57
Forkompinca Bumiayu Sosialisasi Corona Keliling Kampung
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Antisipasi penyebaran wabah virus corona Forkompinca Bumiayu melakukan sosilisasi dengan cara keliling kampung dan jalan utama (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Antisipasi penyebaran wabah virus corona di wilayah Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes Jawa Tengah, forum pimpinan kecamatan (Forkompinca) setempat melakukan sosilisasi dengan cara keliling kampung dan jalan serta menyisir tempat keramaian, Selasa 24 Maret 2020.

Camat Bumiayu Eko Purwanto SP MSI dan Kapolsek Bumiayu AKP Muhammad Adiel Aristo SIK serta Danramil Bumiayu Kapten Jupriadi dan juga tim dari Puskesmas Bumiayu menyusuri di jalan utama kota Bumiayu mensosialisasikan upaya pencegahan wabah virus Corona atau Covid-19.

Melaui pengeras suara Forkompinca menghimbau masyarakat agar tidak banyak beraktivitas di luar dan lebih baik tinggal di rumah. Pada kesempatan itu juga dibagikan brosur tentang cara hidup sehat dan pencegahan virus corona, serta mempraktekkan cara cuci tangan yang benar.

"Supaya penyebaran virus corona bisa ditekan. Ayo bapak-bapak, ibu-ibu kita bisa menjaga diri dan keluarga anda dari virus corona dengan gerakan masyarakat hidup sehat. Caranya makan dengan gizi yang seimbang. Rajin olahraga dan istirahat cukup. Cuci tangan pakai sabun, jaga kebersihan lingkungan. Gunakan masker bila batuk atau tutup mulut dengan lengan atas bagian dalam," kata Kapolsek Bumiayu melalui megapon.

Sosialisasi keliling dilakukan di sepanjang jalan Diponegoro Kota Kecamatan Bumiayu dan jalan provinsi ruas Bumiayu Bantarkawung, mulai pertigaan Pasar Wage hingga perbatasan dengan Kecamatan Bantarkawung.

"Kami melakukan sosialisasi ini untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya virus corona dan berupaya agar tidak sampai terjadi di Bumiayu. Maka kami mengajak semua masayarakat untuk sama-sama mencegahnya dengan tidak banyak beraktivitas di luar dan lebih banyak tinggal di rumah," terang Camat Bumiayu, Eko Purwanto.

Sebelum sosialisasi bahaya virus corona tersebut didahului dengan kegiatan rapat koordinasi (Rakor) yang diiikuti Forkompinca dan para kepala desa serta tokoh masyarakat dan pimpinan ormas.

Pada rakor yang digelar di aula kantor kecamatan setempat itu menghadirkan Kepala BLUD UPT Puskesmas Bumiayu dr Ali Budiarto menjelaskan tentang bahaya virus corona dan cara pencegahannya. Peserta rakor terutama para Kepala Desa dan tokoh masyarkat diharapkan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat di masing-masing desanya.

"Penting untuk diketahui dan ditindaklanjuti oleh Kepala Desa agar dapat memantau warganya yang baru datang dari perantauan di tempat yang telah ditetapkan sebagai daerah merah virus corona," kata Ali.

Warga yang datang dari daerah terjangkit virus Corona seperti Jakarta, bisa jadi terpapar virus Corona sehingga perlu dilakukan pemantauan. Terutama jika memiliki gejala terinfeksi Corona, yakni suhu badan tinggi, batuk disertai sakit tenggorokan dan sesak nafas.

"Demi kepentingan bersama dalam upaya mencegah virus Corona kita perlu waspada tapi juga jangan panik," tandas Ali.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita