Selasa, 17/03/2020, 12:00:59
Dapati Tempat Hiburan Masih Buka, Walikota Tegal Berang
LAPORAN NINO MOEBI

Walikota Tegal berang saat mendapati tempat hiburan karaoke masih buka meski sudah ada larangan. (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Walikota Tegal, Dedy Yon Supriono berang setelah melihat langsung tempat hiburan malam karaoke, kedapatan masih buka ada aktifitas saat operasi yang dilakukan. Senin 16 Maret 2020 malam.

Walikota Tegal didampingi Wakil Walikota Tegal, M Jumadi, Sekda Johardi bersama OPD terkait memimpin operasi yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB dengan pengawalan Satpol PP.

Mengawali operasi dengan menyisir tempat hiburan karaoke Blue Heaven yang ada di Komplek Nirmala Square. Ditempat tersebut saat rombongan tiba tidak ada tanda kegiatan namun, diberanda depan ada berapa perempuan sedang mengobrol.

Selanjutnya operasi menuju tempat rekreasi Obyek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) yang ternyata ditutup sesuai instruksi hingga putar balik.

Saat tiba di tempat hiburan karaoke Orange Jalan Veteran Kota Tegal yang ternyata ada aktifitas. Di ruangan lantai dua, didapati sejumlah perempuan yang diduga Pemandu Lagu (PL) bersama beberapa lelaki.

Ditempat karaoke Paradiso Jalan Kolonel Sugiono, sejumlah karyawan berada di depan karaoke, pintu depan utama terkunci namun, lampu didalam ada yang nyala. Merasa curiga Walikota minta pintu untuk dibuka. Saat Satpol PP menyisir ruangan atas lantai dua didapati minuman arak yang sudah terbuka setengah botol bersama minuman lain dan microphone masih dalam keadaan on.

Tempat karaoke Be Fun yang ada di Rita Mall dengan kondisi tidak ada aktifitas  merupakan sasaran terkahir operasi yang dilakukan oleh Walikota Tegal dalam rangka mensosialisakan Surat Edaran Walikota Tegal Nomor 443/ 002 Tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Desease (Covid-19) di Kota Tegal.

"Kita serius, saya umumkan kepada tempat hiburan yang ada di Kota Tegal yang sudah menjadi ketentuan, kalau bandel kita tutup!. Kita ga main-main. Saya pengin tahu pengusahanya siapa yang kemaki," kata Dedy Yon geram.

Dedy Yon menegaskan, ini sudah menjadi ketentuan bersama aturan pemerintah, demi keselamatan warga.

"Saya tidak tolelir ada tempat hiburan pada 14 hari kedepan ada yang operasional. Toong dicatat, sampaikan kepada pemilik tempat hiburan. Kalau ada semboyan yang terpahit lebih baik mati ekonomi dari pada mati orang. Karena ini sudah darurat, saya menginginkan bahwa Kota Tegal tidak ada warganya satupun yang terkena virus Corona," tutur Dedy Yon.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita