Senin, 24/02/2020, 23:32:30
Dari 3 Tersangka, BNN Gagalkan Peredaran Ganja 9 Kg Lebih
LAPORAN NINO MOEBI

Tiga tersangka pengedar ganja seberat hampir 10 kilogram dibekuk petugas BNN di tiga tempat berbeda. (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah dan BNN Kota Tegal, telah menggagalkan perdaran narkotika golongan 1 jenis ganja pada Rabu 19 Februari 2020 lalu.

"Tiga tersangka, A alias I (43), KD alias H (46) dan WS (41) kami tangkap ditempat yang berbeda. Dari tangan tersangka, petugas BNN berhasil mengamankan Barang Bukti berupa 9.973,74 gram ganja, 3 hp, satu unit sepeda motor dan satu unit mobil," kata Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjend Pol Dr Benny Gunawan, SH, MH di Kantor BNN Kota Tegal, Senin 24 Februari 2020 siang.

Benny menerangkan, dari hasil pengungkapan kasus tersebut satu hal yang perlu diwaspadai, bahwa ada satu modus yang berkedok klinik. Yang mana kasus berkedok klinik barangkali sesuatu yang bisa dimanfaatkan kepada korban nantinya.

"Saya sudah memetakan tentang tantangan, permasalahan, perkembangan pada era kemajuan saat ini bahwa transportasi yang begitu mudahnya maka dan pasti banyak penyalahgunaan narkoba yaitu dengan adanya bandara baru, pelabuhan, jalur tol dari Banten sampai Banyuwangi," tutur Benny.

Saat ini Jawa Tengah, kata Benny, peringkat pertama kasus narkoba yakni Surakarta, Semarang dan Purwokerto. Kota Tegal menjadi satu lintasan yang harus diwaspadai, dan yang mungkin dari lintas tersebut disebarkan ke daerah lain. Hal itu karena Kota Tegal sudah mulai ramai, banyak tempat hiburan dan itulah yang menjadi satu tempat untuk dijadikan transaksi narkoba.

Brigjen Pol Dr Benny Gunawan didampingi Kepala BNN Kota Tegal, Igor Budi Mardiono menerangkan, berawal dari informasi masyarakat terkait akan adanya tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Kota Tegal, pada Kamis 19 Februari 2020, petugas gabungan dari Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Jawa Tengah dan Seksi Pemberantasan BNN Kota Tegal, melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut.

Sekitar pukul 06.20 petugas BNN berhasil mengamankan dan menangkap seorang tersangka berinisial A alias I yang sedang mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Kota Tegal. Saat diperiksa, tersangka terbukti membawa, menyimpan, menguasai dan memiliki 10 paket narkotika golongan 1 jenis ganja.

Hasil pengembangan tersangka A alias I, memesan dan membeli ganja tersebut bersama rekannya berinisial KD alias H. Selanjutnya petugas menangkap KD sekitar pukul 09.10 di rumah saudaranya yang berada di Desa Tembok Luwung, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.

Dari pengembangan kedua tersangka ganja seberat 9.973,74 gram dipesan dan diperoleh dari sesorang berinisial W yang berhasil diamankan oleh petugas di rumahnya di Desa Banjarsari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas.

Ketiga tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) juncto pasal 111 ayat (2) juncto 132 ayat (1) UU 35 Tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati, seumur hidup.

Terkait kasus tersebut, Walikota Tegal, H Dedy Yon Supriono berharap dari tiga tersangka barangkali menjadi pintu untuk mengetahui peredaran narkoba lainnya di Kota Tegal.

"Secara prefentif kita akan memantau masyarakat, tempat mana yang disinyalir rawan penggunaan narkoba," katanya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita