Rabu, 19/02/2020, 19:43:45
Potensi Tenun Sarung Goyor Sangat Bagus, Santri Ikuti Bintek
LAPORAN NINO MOEBI

Setelah penandatanganan kerja sama kerajinan tenun sarung toldem di Ponpes Dar-Alqur’an Al-Islami Lebaksiu, Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka didampingi Bupati Tegal meninjau bintek tenun sarung. (Foto: Nino)

 

PanturaNews (Tegal) - Produksi tenun sarung goyor yang lebih dikenal dengan sebutan sarung toldem di Kabupaten Tegal, potensinya sangat bagus. Karena memang sejarah lama tenun sarung goyor, sampai hari ini masih berproduksi.

Hal itu disampaikan Bupati Tegal, Hj Umi Azizah bersama Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA), Gati Wibawaningsih saat membuka Bimbingan Teknis (Bintek) dan penandatanganan kerja sama kerajinan tenun sarung goyor alias Toldem di Ponpes Dar-Alqur’an Al-Islami Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu 19 Februari 2020.

Penumbuhan dan Pengembangan Wira Usaha Baru (WUB) Santri Kabupaten Tegal yang dimuai 19-25 Pebruari 2020, Bintek WUB IKM Sarung Goyor di Kabupaten Tegal, Bintek WUB IKM pakaian jadi goyor dengan fasilitasi mesin dan peralatan WUB pakaian jadi di Kabupaten Tegal.

Bupati Tegal Hj Umi Azizah mengaku hanya saja kendalanya memang pada ketersediaan SDM, sehingga regenerasi sangat perlu. Anak-anak muda perlu diberi bekal bagaimana cara menenun, sehingga nanti bisa berlangsung bahkan bisa berkembang lebih baik lagi.

"Karena pasarnya sudah jelas ada, dan permintaan pasar lebih meningkat. Kendalanya belum bisa terpenuhi karena memang SDM nya orang-orang tua tempo dulu yang masih tersisa," kata Hj Umi Azizah.

Dirjen IKMA, Gati Wibawaningsih di Pondok Pesantren (Ponpes) Dar-Alqur’an Al-Islami Kabupaten Tegal menyampaikan, memilih peserta Bintek di Ponpes, karena mereka sudah teruji ketekunannya dan ketangguhannya tidak diragukan lagi.

Untuk menjadi wira usaha baru, kata Gati Wibawaningsih yang penting adalah imannya harus kuat dan tekun. Itulah modal utama wira usaha baru.

“Program kami merupakan wira usaha baru, supaya ekonomi cepat jalan dan memberikan bekal pada para santri putra dan santri putri, agar mereka nantinya masuk ke masyarakat sudah punya bekal," kata Gati Wibawaningsih.

Ditegaskan Gati Wibawaningsih, untuk pasar sudah tidak perlu dibantu lagi, karena pasar, pelatihan dan peralatan sudah jelas. “Nanti mau diperluas lagi sama Bupati Tegal pendirian sentra tenun sarung goyor," pungkas Dirjen.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita