Rabu, 19/02/2020, 15:06:45
BPS Gelar Rakor Sosialisasi Sensus Penduduk 2020 Online
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Rapat koordinasi dalam rangka sosialisasi sensus penduduk 2020 online di Aula Kantor Kecamatan Tonjong (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Brebes Jawa Tengah, menggelar rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka sosialisasi sensus penduduk 2020 online di Aula Kantor Kecamatan Tonjong, Rabu 19 Februari 2020.

Kepala Seksi (Kasi) Statistik Sosial BPS Brebes, Arif Yulianto mengatakan, sosialisasi ini bertujuan menyukseskan sensus penduduk 2020 online melalui laman sensus.BPS.go.id, yang dilaksanakan 15 Februari hingga 31 Maret 2020.

Tata cara sensus penduduk online, masyarakat hanya perlu mempersiapkan nomor KTP, Nomor Kartu Keluarga dan atau surat nikah/cerai.

Cakupan sensus penduduk online adalah WNI dan WNA yang telah atau akan tinggal selama minimal 1 tahun di Indonesia.

"Data sensus penduduk 2020 ini akan bermanfaat bagi perencanaan pembangunan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," katanya saat menyampaikan penjelasan pada peserta rapat koordinasi yang terdiri dari para Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Sekolah, dan unsur Muspika.

Dalam sensus penduduk 2020 ada sekitar 19 variabel pertanyaan dan tidak jauh berbeda dengan Kartu Keluarga, fungsinya memperbarui database adminduk.

“Caranya sangat mudah, hanya mengisi nomor KTP, nomor KK, dan kode keamanan, dan mengikuti instruksi saja, kemudian ada sejumlah variabel dalam form dari situs online sensus secara mandiri dan cukup satu orang satu KK, dari rapat koordinasasi ini diharapkan partisipasi masyarakat meningkat," kata Arif.

Caranya, jika baru pertama kali melakukan akses sensus penduduk online, peserta diminta membuat kata sandi dan memilih pertanyaan keamanan yang paling sesuai, lalu klik “Buat Password”. Setelah itu, masukkan kata sandi (password) yang telah dibuat sebelumnya, lalu klik “Masuk”.

Peserta sensus penduduk diminta membaca panduan awal mengenai pengisian sensus penduduk online, lalu klik “Mulai Mengisi” untuk memulai pengisian sensus penduduk online.

Arif meminta agar mengikuti petunjuk yang ada dan jawab seluruh pertanyaan yang diberikan dengan jujur dan sebenar-benarnya. "Pelaksanaannya cukup satu kali, basisnya adalah kartu KK," ujar Arif.

Setelah masa sensus penduduk online selesai, BPS akan melihat database warga mana yang belum melakukan dan akan dikunjungi melalui metode wawancara pada bulan Juli 2020 mendatang.

Data tahun 2020 sangat berguna sebagai dasar metode sampling sensus lanjutan tahun pada 2021, pada sensus tahun 2021 jumlah pertanyaan berbeda dari tahun 2020, yakni ada sekitar 81 pertanyaan yang diberikan kepada masyarakat.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita