Senin, 27/01/2020, 22:05:54
Paskabanjir di Kota Tegal, Warga Butuh Obat-obatan Untuk Anak
LAPORAN NINO MOEBI

Air masih menggenangi perkampungan, dan warga mulai bersih-bersih lumpur yang ada di dalam rumah. Saat ini warga butuh obat-obatan terutama untuk anak-anak. (Foto-Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Paskabanjir yang melanda wilayah RW 1, Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, warga butuh obat-obatan terutama untuk anak-anak.

"Selama dua hari rumah kita terendam banjir, hari ini kita baru bersih-bersih lantai yang penuh lumpur. Kita butuh obat-obatan untuk anak-anak seperti obat masuk angin dan minyak penghangat kayu putih," kata Rohani (45) warga RT 03 RW 1 Kelurahan Sumurpanggang, sambil membersihkan lantai rumahnya, Senin 27 Januari 2020.

Rohani mengaku selama dua hari di pengungsian, sudah mendapat bantuan berupa nasi bungkus, mie instan dan air kemasan, namun tidak ada bantuan obat-obatan khususnya untuk anak-anak.

Pantauan Panturanews, Senin 27 Januari 2020 siang, genangan air setinggi 30 cm masih ada di wilayah RT 03 dan 04 RW 1 Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana. Namun genangan sudah diluar rumah.

Bagi warga yang hendak ke Masjid Nur Khasanah yang berada di wilayah RT 3 RW 1 Sumurpanggang, masih harus ekstra hati-hati karena dihalaman masjid masih tergenang air.

"Meski air sudah surut, kami masih siap siaga di Posko Kecamatan Margadana," tutur relawan BPBD Kota Tegal, Kasmuri yang didampingi Kasi Pemerintahan Kecamatan Margadana, Ary Budi Wibowo, SH.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah didampingi Kapolsek Sumurpanggang Kompol Wartoyo, saat meninjau lokasi menemui warga memastikan kepada warga yang terdampak banjir untuk Kamtibmas tidak ada masalah, aman, terkendali dan kondusif.

"Artinya terkait dengan keamanan dan ketertiban selama banjir, rumah kosong ditinggal mengungsi oleh penghuni namun tidak ada masalah," tegas Kapolres.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita