Minggu, 26/01/2020, 15:54:11
Rumah Terendam Banjir, Ratusan Warga Memilih Mengungsi
LAPORAN NINO MOEBI

Ratusan warga Sumurpanggang dan Kalinyamat Kulon mengungsi di Pendopo Kecamatan Margadana akibat rumah mereka terendam banjir. Sementara 6 warga yang sakit dievakuasi ke puskesmas. (Foto-Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Hujan yang mengguyur Kota Tegal pada Sabtu 25 Januari 2020 malam, membuat ratusan rumah yang berada di wilayah RW 1 Kelurahan Sumurpanggang dan RW 3 Kelurahan Kalinyamat Kulon, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jawa Tengah, terendam banjir.

"Akibat dari luapan Sungai Kemiri sekitar 500 rumah terendam air. Pengungsi yang ada di Pendopo Kecamatan Margadana 39 KK, 102 jiwa yakni warga RW 1 Kelurahan Sumurpanggang," kata Kepala BPBD Kota Tegal, Andri Yudi Setiawan, Minggu 16 Januari 2020.

Camat Margadana, Ali Rosyidi mengatakan, air yang merendam di sejumlah wilayahnya dampak dari luapan sungai Kemiri, sehingga menggenangi wilayah RW 1 Kelurahan Sumurpanggang dan RW 3 Kelurahan Kalinyamat Kulon, Kecamatan Margadana, Kota Tegal.

"Pendopo Kecamatan Margadana menjadi tempat titik pengungsi bagi warga. Sebannyak 39 KK, 102 iiwa, di musolah Nurul Huda 22 orang dari warga Sumurpanggang. Dapur umum dan tenaga medis sudah disiapkan," kata Ali Rosidi.

Selain posko dan dapur umum yang ada di Pendopo Kecamatan Margadana, beberapa warga juga membuka posko dan dapur umum secara mandiri.

Enam warga yang kondisinya sedang sakit, terpaksa dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas setempat untuk menjalani perawatan intensif.

Enam warga yang dievakuasi karena sakit masing-masing, Samidi (sakit paru) dan Rijah (jantung) warga RT 06 RW Sumurpanggang, Taslim dan Nuraeni sakit strook warga RT 09 RW 1 Sumurpanggang, Kahlimah warga RT 08 dan Sarinah warga RT 1 RW 1 Kecamatan Margadana sakit strook.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita