Rabu, 15/01/2020, 14:54:23
Moral Sudah Tamat Riwayatnya?
Oleh: Irgi Setyawan

BELAKANGAN ini, di tengah kehidupan kita sering terjadi berbagai kasus tentang pelanggaran tingkah laku manusia, atau juga di sebut dengan moral. Apa itu moral?

Moral adalah sikap dan perilaku yang baik yang ada dalam diri manusia. Lalu?, bagaimana keadaan moral saat ini?

Jika dilihat dari realita saat ini, dimana era revolusi industri dan kemajuan teknologi semakin pesat. Moral manusia malah semakin dipertanyakan, apalagi di kalangan para generasi muda bangsa Indonesia. Semestinya generasi muda bisa menunjukkan sikap dan tingkah laku yang baik untuk menunjukkan moral yang baik.

Namun, pada kenyataannya tidak demikian. Banyak generasi muda yang telah luntur rasa hormatnya terhadap orang yang lebih tua, selain itu banyak generasi muda yang melihat tontonan-tontonan yang kurang baik, dan masih banyak lagi penyebab hilangnya moral di kalangan para generasi muda bangsa Indonesia.

Dari banyaknya kasus tentang pelanggaran moral memang sudah jelas para generasi mudalah yang paling banyak menjadi pelaku. Ini menjadi PR kita bersama agar menciptakan manusia yang berkualitas, juga harus mengupayakan menciptakan manusia yang bermoral.

Generasi muda harus pintar-pintar menggunakan kemajuan teknologi, karena pada saat ini semua berbasis online yang dampaknya sudah jelas manusia bersifat lebih egois karena mementingkan diri sendiri ketimbang melihat orang sekitar dan juga manusia menjadi kurang dalam bersosialisasi.

Disini peran orang tua sangat diperlukan dalam menciptakan manusia yang bermoral, orang tua harus mengajarkan nilai-nilai agama, supaya apa? Supaya bisa menciptakan manusia yang terbaik dan bermoral agar generasi muda bisa menjadi percontohan bahwa mereka bisa menciptakan perilaku dan bisa juga berprestasi dalam bidangnya masing-masing.

Salah satu contoh tentang pelanggaran moral yang terjadi dan sangat meresahkan masyarakat adalah yang terjadi baru-baru ini munculnya begal, Gengster yang menteror bahkan sudah melukai orang-orang yang tidak bersalah.  Tujuannya agar bisa mendapatkan uang dari korban. Dan yang lebih parahnya lagi, para pelaku paling banyak dari mereka masih di bawah umur yang seharusnya tugas mereka adalah belajar ataupun bekerja yang halal.

Ini memang sebagai wujud apakah tidak ada didikan karakter, sempitnya lapangan pekerjaan atau kurangnya pendidikan yang terjadi pada generasi muda? Semua harus dibenahi agar menciptakan manusia yang bermoral agar bangsa Indonesia bisa aman, dan tenteram serta menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Memang, tidak semua generasi muda seperti itu ada juga yang bermoral dan juga bisa berprestasi, itu tergantung dari bagaimana individu masing-masing.

Tidak bisa dipungkiri, derasnya arus globalisasi selalu di tunggangi dampak yang negatif, generasi muda lah yang paling banyak mendapat dampak arus globalisasi, hal ini membutuhkan pengawasan terutama oleh orang tua. Besarnya pengaruh teknologi informasi yang semakin canggih seperti sekarang ini memang sangat dikhawatirkan merusak generasi muda yang salah dalam menggunakan teknologi informasi. Kesalahan penggunaan tekhnologi bahkan bisa menghancurkan nilai-nilai akhlak yang baik.

Etika dan moral yang selama ini sangat mengental pada Indonesia yang bermayoritas penduduk muslim, tetapi pergaulan yang salah jalan menghancurkan generasi muda sekarang ini, serta perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadikan didikan orang tua kalah dengan pergaulan dan informasi yang salah.

Lingkungan juga berperan terciptanya manusia yang bermoral. Karena jika lingkungannya baik maka secara tidak langsung menciptakan manusia yang baik, begitu juga sebaliknya. Bagaimana solusinya agar menciptakan manusia yang bermoral? Peran orang tua yang mendidik anak yang baik sangat diperlukan dan juga memasukan nilai-nilai agama agar generasi muda mengerti tentang aturan hidup dalam kehidupan.

Memang ini menjadi kerja kita bersama mulai dari orang tua, pendidikan dan pemerintah. Supaya generasi muda tahu mana yang benar dan mana yang salah. Agar tidak ada lagi terdengar kasus tentang pelanggaran moral yang semakin lama semakin memprihatinkan.

Bagaimana Indonesia akan maju kalau generasi mudanya tidak tahu aturan, apapun alasannya. Jadilah generasi muda yang berkualitas dan bermoral agar masa depan akan menjadi masa dimana teknologi hadir namun moral tidak tersingkir.

(Irgi Setyawan adalah Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Peradaban di Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita