Selasa, 14/01/2020, 23:18:29
Usai Menteri PUPR, Giliran Ganjar Tinjau Tanggul Jebol
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Ganjar Pranowo didampingi Bupati Brebes meninjau langsung lokasi terdampak banjir akibat jebolnya 4 titik tanggul Sungai Babakan di Desa Ketanggungan. (Foto: Dok/Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP, didampingi Bupati Brebes, Idza Priyanti dan jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes mengunjungi lokasi terdampak banjir akibat jebolnya 4 titik tanggul Sungai Babakan di Des Ketanggungan, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Selasa 14 Januari 2020.

"Kunjungan kerja kami kesini, untuk melihat dari dekat sejauh mana penanganan kerusakan tanggul yang jadi penyebab utama banjir di beberapa wilayah Kabupaten Brebes, termasuk kinerja Poskonya" ujar Ganjar Pranowo.

Sebagai mana di ketahui, di Ketanggungan Brebes, posko penanganan banjir Sungai Babakan dipusatkan di Makoramil 15 Ketanggungan Kodim 0713 Brebes. Di tempat tersebut juga didirikan Dapur Umum (DU) BPBD serta tempat mangkalnya mobil ambulan untuk pelayanan medis.

Sebelumnya, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menargetkan agar pekerjaan peninggian tanggul dan normalisasi Sungai Babakan sepanjang kurang lebih 14 kilometer yang akan dikerjakan dalam waktu 10 hari.

Usai dari Posko, Ganjar selanjutnya meninjau ke Desa Cikeusal Lor, Kecamatan Ketanggungan. Dimana sepanjang kurang lebih 700 meter belum memiliki tanggul, sehingga di titik tersebut juga menjadi pemicu meluapnya air sungai babakan ke pemukiman warga.

“Selain faktor tanggul, sedimen di sungai babakan inilah yang mengakibatkan banjir kemarin. Setelah pekerjaan tanggul dan pengerukan sungai babakan, maka akan dilanjutkan penanaman pohon,” terang Ganjar.

Ganjar juga menekankan kepada seluruh elemen yang hadir, agar memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak mengambil tanah di tanggul untuk pembuatan batu bata. Sebab hal itu, akan merusak tanggul dan banjir kembali. Pun dengan membuat pintu air dan sodetan/gorong-gorong pembuangan air.

"Termasuk pengawasan terhadap pohon yang nantinya ditanam, jangan sampai ada warga yang mencabut dan menebangnya. Pasalnya, fungsinya adalah untuk menguatkan tanggul," ucap Ganjar.

Ganjar juga menginstruksikan kepada Forkopimda agar segera membentuk Tim Jaga Kali untuk pengawasan, termasuk dengan melibatkan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Cimanuk-Cisanggarung, Muspika dan Pemdes setempat untuk melakukan patroli, apakah ada kemungkinan kerusakan tanggul atau tidak.

“Saya mohon tanggul yang sedang diperbaiki agar dijaga dengan baik. Semua ikut merawat dan mengawasi,” harap Ganjar.

Ganjar juga berpesan kepada jajaran Forkopimda (Bupati, Dandim dan Kapolres), agar bersinergi dalam penanggulangan bencana. “Kekurangan apa saja disini silahkan disampaikan disini mumpung ada Bupati dan Dandim,” tandasnya.

Tak lupa ia mengapresiasi respon cepat Kementerian PUPR yang terjun langsung ke lokasi, BBWS, Bupati, Dandim dan Kapolres, di hadapan media. Tampak dalam kunjungannya, orang nomor satu di Jateng ini mendapatkan paparan singkat dari pihak BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dr. Ir. Happy Mulya, SE, serta Forkopimda dan dinas terkait.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita