Senin, 13/01/2020, 21:46:22
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Devi Dicokok Petugas Lapas
LAPORAN NINO MOEBI

Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah menjelaskan kronologi penangkapan Devi, wanita yang menyembunyikan sabu di celana dalam saat besuk di Lapas Kota Tegal. (Foto: Dok/Nino)

PanturaNews (Tegal) - Aksi nekad dilakukan oleh seorang wanita, Devi Rosita (26) warga Jalan Dr. Kariyadi Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, dengan menyembunyikan sabu di celana dalam saat besuk di Lapas Kota Tegal. Aksi Devi diketahui saat menjalani pemeriksaan badan oleh petugas Lapas wanita.

"Devi membawa masuk narkoba jenis sabu yang beratnya sekitar 5 gram ke dalam Lapas Kelas IIB Tegal,” kata Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah, Senin 13 Januari 2020.

Menurut Kapolres, Devi diamankan pada Sabtu 11 Januari 2020 pukul 11.30 WIB, oleh petugas wanita saat hendak membesuk salah satu napi penghuni Kelas IIB Kota Tegal.

Devi disambut oleh petugas Lapas Kota Tegal, Wachidatul Mu'tabaroh alias Ida yang saat itu sedang jaga pada bagian pemeriksaan badan dan pakaian. Devi tertangkap basah membawa, menyimpan, menguasai narkoba yang diduga sabu sebanyak 1 (satu) paket yang disembunyikan di celana dalamnya saat menjalani pemeriksaan badan.

"Wanita tersebut tidak menyangka jika masuk ke dalam Lapas untuk mengunjungi atau membesuk napi, akan melawati proses pemeriksaan secara ketat dari Petugas Lapas," terang Kapolres.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Lapas Kelas IIB Tegal, yang selanjutnya diteruskan dan dikoordinasikan ke Polres Tegal Kota. Anggota dan Kasat Narkoba Polres Tegal Kota, dipimpin langsung oleh Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah langsung meluncur ke Lapas Kelas IIB Tegal.

Dari hasil pengecekan sementara melalui alat General Screening Drugs terhadap 1 (satu) bungkus plastik klip berisikan serbuk kristal warna putih tersebut, adalah positif Metamfetamine yaitu Narkotika Golongan I jenis sabu.

Dari tangan tersangka Devi, petugas menyita barang bukti berupa 1 (satu) paket sabu berat 4,50 gram, dan 1 (satu) unit Handphone merk Samsung type A10S warna Hitam.

Akibat perbuatannya, Dewi dijerat dengan pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman antara 5 sampai 20 tahun penjara.

 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita