Senin, 06/01/2020, 21:04:32
Lokasi Air Sumur Panas Dijaga dan Dipasangi Garis Polisi
LAPORAN NINO MOEBI

Sumur air panas dipasangi garis polisi sebagai antisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan warga yang tidak berkepentingan untuk tidak mendekat karena belum ada hasil uji laboratorium. (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) -  Lokasi air sumur panas milik Muntofik (65) dan Tohaya (60), warga RT 02 RW 03 Desa Grobog Wetan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, akhirnya dijaga dan dipasang garis polisi, Senin 6 Januari 2020 siang.

Kapolsek Pangkah, Kompol Edi Riyanto saat dikonfirmasi di lokasi menegaskan, penjagaan dan pemasangan garis polisi sebagai upaya antisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan warga yang tidak berkepentingan untuk tidak mendekat karena belum ada penanganan dari pihak terkait lebih lanjut.

"Barangkali air sumur itu mengandung air beracun, jadi kita antisipasi agar warga tidak mengambil air sumur tersebut sambil menunggu hasil penelitian laboratorium," kata Kompol Edi Riyanto.

Selain menjaga lokasi, pihak kepolisian juga menghimbau agar warga masyarakat tidak mengambil air sumur yang panas.

Jangan sampai warga, menurut Edi, mengambil air sumur tersebut bertujuan untuk menyembuhkan penyakit, ternyata sebaliknya karena belum ada kajian maupun penelitian.

"Kita antisipasi anggota untuk berjaga dulu di lokasi sampai ada kejelasan terkait air sumur tersebut," tutur Kompol Edi.

Sementara Kepala Desa Grobog Wetan, Maskuri mengakui, venomena air sumur panas memang menjadi perhatian warga. Namun saat ini masih sebatas wajar.

"Sumur itu usianya sudah 65 tahun lebih, karena sebelum pemilik sumur Muntofik lahir sudah ada jaman bapaknya masih hidup," pungkas Maskuri.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita