Rabu, 25/12/2019, 06:09:05
Dewi Aryani Resmikan 4 BLK Komunitas Pondok Pesantren
LAPORAN SL. GAHARU

Setelah penandatangan Prasasti, Dewi Aryani meresmikan pembukaan BLK Komunitas di Ponpes Hasyim Asy'ari Karangjati, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal ditandai dengan pengguntingan pita. (Foto: Dok/Tim DeAr)

PanturaNews (Tegal) - Secara marathon, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Hj. Dewi Aryani, MSi menandatangani prasasti dan membuka secara resmi 4 Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di 4 Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 24 dan 25 Desember 2019.

Pada Selasa 24 Desember 2019 pukul 09.30 WIB, Dewi Aryani menandatangani Prasasti BLK Komunitas di Pondok Pesantren (Ponpes) Ulil Albab Kedung Kelor, Kecamatan Warureja. Pukul 13.00 WIB, penandatangan Prasasti BLK Komunitas di Ponpes Hasyim Asy'ari Karangjati, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal.

Sedangkan pada Rabu 25 Desember 2019 pukul 14.00 WIB, dilakukan penandatangan Prasasti BLK Komunitas di Ponpes Nurul Ikhsan Kendal Serut, Kecamatan Pangkah. Dan pada pukul 16.00 WIB, penandatangan Prasasti dilakukan di BLK Komunitas di Ponpes Hidayatul Mubtadiin Banjar Anyar, Kecamatan Balapulang.

BLK Komunitas Dana APBN yang diperjuangkan oleh Dr. Hj. Dewi Aryani, MSi merupakan program Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), untuk memberikan latihan kerja para siswa yang tidak bisa melanjutkan kuliah.

“Dengan dibukanya BLK Komunitas Dana APBN, bisa bermanfaat bagi pondok pesantren dan masyarakat sekitarnya. Adanya BLK ini, sebagai cara pemerintah mengentaskan pengangguran,” ujar Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr saat menggunting pita pembukaan BLK Ponpes Hasyim Asy'ari Karangjati, Kecamatan Tarub, kemarin.

Dijelaskan, anak lulusan SMP tapi sudah tidak sekolah ke SMA dan sudah berusia 20 tahunan, boleh masuk BLK sehingga akan mendapatkan Kartu Pra Kerja. Kalau ikut BLK nantinya akan training, pelatihan gratis dan mendapat sertifikat.

Dikalakan, pada tahun 2020 nanti akan ada bantuan lagi yang sedang diperjuangkan, yaitu pembangunan BLK lagi. Kalau tahun kemarin Kabupaten Tegal mendapat jatah empat BLK, berarti kedepan minimum dapat empat lagi.

“Saya perjuangkan pada tahun 2021, di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Tegal sudah ada BLK-nya semua,” tandas Dewi Aryani yang berangkat ke Senayan dari Dapil Jawa Tengah 9 (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes) ini.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita