Minggu, 08/12/2019, 11:59:38
Dewi Aryani dan Warga Bersihkan Enceng Gondok di Kali Gung
LAPORAN SL. GAHARU

Dewi Aryani bersama Komunitas Peduli Lingkungan dan warga, kerja bakti membersihkan gulma enceng gondok di Daerah Aliran Sungai Kali Gung wilayah Desa Pekiringan. Setelah itu, Dewi Aryani berkunjung ke kelompok program TKM Tata Boga yang berbisnis makanan ringan dengan merek Fortuna Dewi di Desa Pekiringan (Foto-Foto: Dok/Erin)

PanturaNews (Tegal) - Antisi banjir, Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Hj. Dewi Aryani, MSi bersama Komunitas Peduli Lingkungan dan warga, kerja bakti membersihkan gulma atau enceng gondok di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Gung wilayah Desa Pekiringan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu 08 Desember 2019 mulai pukul 09.00 WIB.

Selain untuk mengantisipasi banjir pada musim penghujan, kegiatan membersihkan enceng gondok dari aliran sungai ini, juga diikuti Camat Talang, Plt. Kepala Desa (Kades) Pekiringan dan ratusan warga.

“Saya mendukung gerakan ini sepenuhnya. Turut menyemangati semua pihak, dan berharap masyarakat makin peduli lingkungannya sendiri. Jika sungai bersih, maka lingkungan akan lebih nyaman dan rakyat menjadi sehat,” kata Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr ini.

Menurut Dewi Aryani yang berangkat ke Senayan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 9 (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes), selain itu produktivitas dan ekosistem sungai juga terjaga baik. Jika hujan deras air dapat mengalir lancar tanpa hambatan, jadi banjir juga bisa dicegah sedini mungkin.

“Di sisi lain, enceng gondok yang dihasilkan dari sungai, juga bisa dikelola menjadi kerajinan oleh warga dan bisa punya nilai ekonomi,” ujar DeAr.

Dikatakan politisi PDI Perjuangan, rutinitas pembersihan gulma enceng gondok, hrs berkelanjutan di sepanjang aliran sungai, tidak hnya Kali Gung yang ada di wilayah Pekiringan saja, namun jugg desa-sa lain yang dilewati aliran Kali Gung lainnya.

“Kegiatan membersihkan enceng gondok di Kali Gung ini, akan saya laporkan ke Gubernur Jawa Tengah, dan Kementrian terkait supaya mendapatkan perhatian khusus,” tutur Dewi Aryani.

Setelah kegiatan bersih-bersih sungai, Dewi Aryani mampir ke kelompok penerima bantuan sarana usaha (BSU) dan peralatan program tenaga kerja mandiri (TKM) Tata Boga. Di Desa Pekiringan, kelompok TKM berbisnis makanan ringan dengan merek Fortuna Dewi.

“Mereka memberi merek Fortona pada makanan ringan yang diproduksinya, karena kata ibu-ibu, artinya keberutungan bantuan dari Bu Dewi Aryani,” jelas Dewi Aryani.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita