Jumat, 06/12/2019, 20:43:11
Tiga Komplotan Perampok Bank di Brebes Ditembak, Satu Tewas
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Tiga perampok Bank BRI Unit Negla Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes berhasil ditangkap tim gabungan unit Resmob Satreskrim Polres Brebes dan unit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Barang bukti yang diamankan diantaranya sisa uang sebesar Rp 35.870.000, 2 linggis, 1 gerinda, 1 gobang, 2 kunci L dan 1 kunci pas segitiga (Foto-Foto: Dok/Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes)  - Tiga komplotan perampok Bank BRI Unit Negla Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berhasil dilumpuhkan tim gabungan unit Resmob Satreskrim Polres Brebes dan unit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah, kemarin. Kawanan perampok bank itu terpaksa ditembak polisi, lantaran melakukan perlawanan dan mencoba kabur saat akan diamankan. Dari tiga pelaku perampok itu, satu diantarannya akhirnya tewas.

Mereka adalah Agus Supralan alias Elan (53), warga Depok, Jawa Barat. Kemudian, Jagat Abilowo (44) warga Kabupaten Serang, Banten, dan Agus Arianto (37) warga Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Adapun, tersangka Agus Arianto akhirnya tewas setelah ditembak lantaran melawan dan mencoba kabur. Sementara satu orang pelaku lain, NA masih dalam pengejaran dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Brebes.

Penangkapan ketiga pelaku tersebut berawal saat tim gabungan Polres Brebes dan Polda Jawa Tengah yang melakukan pengejaran di wilayah Jawa Barat dan Banten. Pengejaran pelaku dipimpin Panit Jatanras Ditrekrimum Polda Jawa Tengah, Ipda Dwi Margono dan Kanit 1 Satreskrim Polres Brebes Aiptu Titok Ambar Pramono.

Kali pertama, petugas berhasil meringkus pelaku Jagat Abilowo di Serang, Banten pada 3 Desember 2019. Kemudian, petugas berhasil menangkap pelaku Agus Suparlan di daerah Depok Jawa Barat. Setelah itu, petugas juga berhasil menangkap pelaku ketiga, yakni Agus Arianto di wilayah Indramayu Jawa Barat.

Ketiga pelaku kemudian di bawa untuk menunjukan barang bukti yang mereka buang di daerah Losari, Kabupaten Brebes. Namun saat berada di lokasi tempat pembuangan barang bukti, ketiganya melawan petugas dan mencoba kabur. Sehingga, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur, dengan menembak para pelaku di bagian kakinya. Namun ketika para pelaku di bawa ke RUSD Brebes untuk mendapatkan penanganan medis, satu dari tiga pelaku tersebut oleh tim medis dinyatakan telah meninggal dunia.

“Ketiga pelaku ini, kami tangkap di tempat berbeda di wilayah Jawa Barat dan Banten. Saat diperiksa, mereka mengakui melakukan perbuatan tersebut. Namun pada saat kami melakukan pra olah tempat kejadian perkara untuk menunjukan barang bukti, ternyata ketiga tersangka ini melakukan perlawanan dan mencoba kabur. Sehingga, kami terpaksa melakukan tindakan tegas terbatas. Satu orang pelaku yang dikenai tindakan tegas terbatas ini, pada saat kita bawa ke RSUD Brebes dinyatakan tim medis sudah meninggal dunia,” ungkap Kapolres Brebes, AKBP Aris Supriyono melalui Kasat Reskrim AKP Tri Agung Suryomicho, saat gelar perkara di Mapolres Brebes, Jumat 6 Desember 2019.

Menurutnya, ketiga pelaku yang diringkus tersebut diketahui sudah beberapa kali melakukan aksi serupa. Mereka merupakan residivis kasus yang sama, dan baru keluar dari tahanan pada September lalu.  Yakni, melakukan curas (pencurian dengan kekerasan-red) di pom bensin (SPBU-red).

Selain menangkap pelaku, pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sisa uang hasil kejahatan sebesar Rp 35.870.000, dua buah linggis, sebuah gerinda, sebuah gobang, dua buah kunci L dan sebuah kunci pas segitiga. 

“Akibat perbuatannya ini, para pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dan terancam hukuman 10 tahun penjara,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, kawanan perampok tersebut, sebelumnya telah membobol Kantor Bank BRI unit Negla Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jumat dini hari lalu. Dari aksi itu, para pelaku berhasil membawa kabur uang nasabah yang tersimpan dalam brankas sebesar Rp 466.766.800.

Dalam aksinya tersebut, pelaku melumpuhkan penjaga malam, dengan diikat dan dilakban bagian mulutnya. Kasus perampokan bank tersebut diketahui warga yang kemudian melaporkan kepada pihak bank dan diteruskan ke polisi. Diketahui juga, pelaku beraksi dengan menggunakan sebuah mobil Honda CRV warna hitam.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita