Kamis, 05/12/2019, 00:31:38
Bupati Brebes Sambangi Rumah Kiper Pesat yang Meninggal
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti yang juga sebagai Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Brebes di dampingi suaminya, Warsidin dan Ketua KONI menyambangi kediaman keluarga almarhum Sutrisno di Desa Tegalreja (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti yang juga sebagai Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Brebes di dampingi suaminya, Warsidin dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat, menyambangi kediaman keluarga almarhum Sutrisno di Desa Tegalreja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu 04 Desember 2019 sore.

Sebagaimana diketahui, Sutrsino adalah kiper dari tim Persat Tegalreja Kecamatan Banjarharjo. Sutrisno yang akrab disapa Utis ini, tiba-tiba tak sadarkan diri saat akan dilakukan tendangan adu penalti melawa tim Ardilas Desa Limbangan, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes.

Insiden itu terjadi dalam kompetisi Divisi Utama Brebes (DUB) tahun 2019 di wilayah zona barat, lapangan Andalas Desa Kedungneng, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Minggu 01 Desember 2019 sore.

Adapun kunjungan ke keluarga almarhum Sutrisno adalah sebagai bentuk belasungkawa. Dalam kesempatan tersebut, Bupati bersama suami dan Ketua KONI Brebes disambut baik oleh keluarga.

Sebelumnya, sejumlah jajaran pengurus Asosiasi PSSI Kabupaten Brebes, diantaranya Wakil Ketua Bambang Purwantoro dan Ketua panitia pelaksana kompetisi, Trie Budi Hermanto serta panitia DUB 2019 Zona Barat, Syamsul juga silaturahmi dan takziah ke kediaman almarhum Sutrisno.

Dalam kesempatan itu, Bupati Brebes, Ketua KONI Brebes dan Asosiasi PSSI Kabupaten Brebes serta panitia pelaksana DUB 2019 memberikan tali asih kepada keluarga almarhum.

Idza Priyanti mengatakan, atas nama pribadi dan Pemkab serta Asosiasi PSSI Kabupaten Brebes, turut berduka cita atas meninggalnya Sutrsino saat kompetisi sepakbola DUB 2019 di zona barat.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya Sutrsino. Semoga almarhum husnul khotimah dan istri serta anak dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujar Idza Priyanti.

Menurut Ketua KONI Kabupaten Brebes, Ahmad Zaeni, pihaknya bersama jajaran pengurus KONI Kabupaten Brebes turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Sutrisno.

"Kami juga prihatin, almarhum ternyata meninggalkan seorang istri dan balita yang masih berusia dua tahun. Semoga masa depan pendidikannya baik," ucap Ahmad Zaeni.

Sementara, Ketua panitia pelaksana DUB 2019, Trie Budi Hermanto mengatakan, atas insiden tersebut, kedepan akan melakukan kerjasama dengan pihak puskesmas-puskesmas. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik bagi para pemain sepakbola apakah dinayatakan sehat atau tidak.

Terkait dengan insiden meninggalnya Utis, panggilan akrab Sutrisno, lanjut Herman, sebelumnya almarhum tidak akan ikut tampil, meskipun dicatatkan sebagai pemain. Apalagi almarhum yang diketahui datang bersama istri dan anak balitanya itu juga terlambat.

Almarhum tampil sebagai kiper cadangan dan masuk memasuki waktu jeda babak pertama. Selama tampil, kondisi almarhum baik-baik saja. Namun demikian, saat akan memasuki adu penalti, almarhum sempat minum karena kelelahan.

"Tapi begitu setelah minum, beberapa saat kemudian almarhum tiba-tiba tak sadarkan diri. Almarhum tidak tertolong saat akan di bawa ke Rumah Sakit (RS) Waled Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Informasi dari pihak RS Waled, almarhum mengalami henti jantung," terang Heman.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita