Senin, 02/12/2019, 18:23:25
Perda Rencana Tata Ruang Wilayah Akhirnya Ditetapkan
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - DPRD Brebes, Jawa Tengah, akhirnya menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), di gedung DPRD setempat, Senin 2 Desember 2019.

Penetapan Perda RTRW yang dilaksanakan melalui rapat paripurna itu sesuai target yang direncanakan akan diterapkan akhir tahun 2019 ini.

Bupati Brebes Idza Priyanti menjelaskan, setelah Perda RTRW diterapkan, selanjutnya akan diajukan ke provinsi untuk mendapatkan rekomendasi.

Selain itu, menyusul ditetapkannya Perda RTRW dan Kawasan Industri Brebes (KIB), Pemkab Brebes juga tengah mengajukan pendampingan kepada Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perekonomian.

Pendampingan dilakukan terkait pengelolaan KIB. Misalnya, menyangkut kebutuhan berapa jumlah badan usaha yang mengelola KIB tersebut.

"Kita minta pendampingan kepada dua kementerian ini, termasuk terkait permasalahan lainnya," ujar Bupati usai paripurna.

Kemudian, lanjut dia, Pemkab juga akan segera melakukan sosialisasi kepada warga pemilik tanah di dalam KIB, agar harga tanahnya tidak tinggi. Sebab, sesuai aturan ada batasan maksimal harga lahan di kawasan industri.

"Kalau mengacu aturannya, maksimal harganya 3 kali lipat dari NJOP wilayah setempat," terangnya.

Sementara anggota Pansus Perda RTRW DPRD Kabupaten Brebes, Muhaimin Sadirun mengatakan, ditetapkannya Perda RTRW akan semakin membuka peluang investasi di Kabupaten Brebes.

Dengan demikian, bisa membuka juga lapangan pekerjaan, yang muaranya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap, pelaksanaan RTRW ini dilaksanakan sesuai aturan normatif. Jangan sampai terjadi pelanggaran-pelanggaran. Masa perda dibuat daerah sendiri dilanggar sendiri," tandasnya.

Dia mengungkapkan, Perda yang ditetapkan itu sebenarnya merupakan rivisi Perda RTRW yang sebelumnya ada. Namun dalam perda yang baru telah terjadi perubahan-perubahan sesuai kebutuhan saat ini.

"Perubahan itu di antaranya, menyangkut batas wilayah daerah, garis pantai dan peta kawasan," pungkasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita