Rabu, 06/11/2019, 14:25:19
Simulasi: Sirampog Dilanda Longsor dan Kebakaran
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Relawan melakukan evakuasi korban bencana pada kegiatan simulasi penanggulangan bencana (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Bencana tanah longsor yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka terjadi di wilayah Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Bencana yang terjadi saat warga tengah sibuk beraktivitas itu sempat membuat panik, untungnya warga sebelumnya telah dilatih tentang kesiap-siagaan penanggulan bencana.

Bencana alam tanah longsor tersebut merupakan sekenario dalam kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana dalam rangka kesiapsiagaan yang digelar oleh Kementerian Sosial (Kememsos) di lapangan Krida Taruna Desa Batursari Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Rabu 06 November 2019.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kementerian Sosial (Kemensos), Rachmat Koesnadi mengatakan, simulasi penanggulangan bencana digelar dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana berbasis masyarakat.

"Bencana diharapkan tidak terjadi, tetapi kalau terjadi warga masyarakat memiliki kesiapsiagaan sehingga dapat menyelamatkan diri," katanya.

Simulasi penanggulangan bencana diawali dengan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) bertujuan mendidik masyarakat di daerah yang rawan terjadi untuk kesiapsiagaan dan memiliki mitigasi sehingga dapat menyelamatkan diri saat ada bencana.

"Adanya kampung siaga bencana ini untuk mendidik masyarakat dan juga mensosialisasikan tentang penanggulangan bencana," terang Rachmat.

KSB saat ini jumlahnya sudah lebih dari 800 dan kegiatan pelatihannya didanai oleh Kemensos pusat. KSB yang telah terbentuk menjadi tim tersebut selanjutnya diharapkan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat di kampung-kampung.

Pada kegiatan simulasi penanggulangan itu dibuat sedemikian rupa dan diupayakan mendekati kondisi yang sebenarnya. Pada simulasi itu digambarkan terjadi bencana alam tanah longsor. Tim penyelamat yang terdiri dari relawan berbagai unsur masyarakat terjun membantu melakukan upaya penyelamatan.

Belum usai penanganan penyelamatan bencana tanah longsor, disusul dengan terjadinya bencana kebakaran. Evakuasi korban terus dilakukan dengan melibatkan tiga kendaraan rescue dan satu mobil Siaga.

Simulasi melibatkan 250 personil yang terdiri dari relawan Tagana, Kokam, Banser, Linmas dan masyarakat lainnya. Korban bencana pada simulasi tersebut digambarkan sebanyak enam meninggal dunia, 18 luka-luka, 12 selamat dan 100 orang mengungsi.

Kegiatan simulasi diawali dengan apel yang dihadiri Kabid Linjamsos Dinsos Provinsi Jawa Tengah, Sarjimo, Kepala Dinsos Kabupaten Brebes Hambali, Camat Sirampog Wigiyanto, Staf Ahli Bupati Brebes bidang Kemasyarakat dan SDM, Masfuri yang juga bertindak sebagai inspektur upacara saat apel kegiatan.

Camat Sirampog, Wigiyanto menuturkan, simulasi penanggulan bencana merupakan rangkai dari kegiatan pembentukan dan penetapan KSB di Kecamatan Sirampog. Yakni Deaa Mendala, Dea Sridadi, Desa Batursari dan Desa Dawuhan.

"Empat desa tersebut telah dibentuk dan ditetapkan sebagai KSB di Kecamatan Sirampog" katanya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita