Selasa, 05/11/2019, 14:33:20
Rumah Warga Jompo Ludes Dilalap Api
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Beberapa warga sedang membersihkan puing-puing sisa kebakaran rumah warga jompo di Desa Pruwatan (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Bangunan rumah semi permanen di RT 08 RW 01 Dukuh Krajan Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ludes dilalap api, Selasa 05 November 2019, sekira pukul 11.45 WIB. Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 20 juta.

Rumah dengan kontruksi kayu tersebut selama ini menjadi tempat tinggal mbok Tasilah (70), warga jompo yang tinggal sebatang kara dan sehari-hari menjadi tukang pijat.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kebakaran bermula saat Tasilah tengah memasak dengan menggunakan tungku. Sambil menunggu masakan matang, Tasilah mencuci perkakas dapur di sumur yang berada di luar rumahnya.

Saat itu tiba api dari tungku diduga merambat ke tumpukan kayu bakar yang tak jauh dari tungku dan api langsung menyambar pagar yang terbuat dari anyaman bambu dan akhirnya ludes.

Beruntung, Tasilah langsung lari menjauh dan minta tolong ke warga setelah mengetahui tumah tinggalnya dilalap api. Sementara warga yang mengetahui kejadian itu berusah membantu memadamkan api, tapi karena angi kencang dan kontruksi rumah dari kayu sulit dipadamkan sampai akhirnya ambruk setelah menjadi arang.

Narko (60) yang merupakan adik dari Tasilah mengatakan, bangunan rumah semi permanen yang terbakar itu sudah berdiri bertahun-tahun dan menjadi tempat tinggal kakak perempuannya itu. Tasilah selama ini tinggal sendiri karena tiga anaknya merantau di luar daerah.

"Tasilah tinggal sendiri anak-anaknya merantau di luar daerah," kata Narko.

Informasi yang diperoleh pula, bahwa tanah tempat berdirinya bangunan rumah yang terbakar itu tanah bengkok dan bangunan semi permanen tersebut merupakan tempat tinggal sementara untuk warga jompo yang tak mampu.

Sementara itu, Tomi (33) tetangga korban mengatakan, sementara Tasilah ditampung di rumahnya. "Mbok Tasilah sementara tinggal di rumah saya karena tidak ada tempat tinggal lagi," katanya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita