Kamis, 10/10/2019, 09:46:18
Lagi, Empat Warga Tegal Dipulangkan dari Wamena
LAPORAN NINO MOEBI

Kepala Dinsos, Nurhayati (kanan) mengantar warga yang dipulangkan dari Wamena ke rumahnya (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Setelah dua orang sudah berhasil dipulangkan, menyusul empat orang warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang ada di Wamena, Papua akhirnya bisa pulang ke kampung halamannya, Rabu 9 Oktober 2019 sekitar pukul 23.00 WIB.

Diketahui, kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua telah mengakibatkan 26 korban tewas dan 66 korban luka-luka yang masih dirawat di rumah sakit. Kericuhan terjadi saat pembubaran demonstrasi pelajar dan warga di Wamena oleh aparat gabungan TNI-Polri.

Warga Tegal yang berhasil dipulangkan masing-masing Miyono (51) warga RT 03/3 Desa Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, Prasojo Gito (33) dan istrinya Nawang Wulan Purnawati (31) warga RT 05/01 Randualas Slawi Wetan dan Cahyono (29) warga RT 03/05 Desa Paku Laut, Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal. Keempatnya dipulangkan menggunakan pesawat turun di Bandar Udara A Yani Semarang.

Sebelumnya, dua warga Tegal yang sudah pulang adalah pedagang martabak, Solihin (46) dan Tresno (35) warga Yamansari, Kecamatan Lebakisu, Kabupaten Tegal, Sabtu 5 Oktober 2019.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal, Dra Nurhayati, MM yang ikut menjemput di Semarang menyampaikan, pihaknya dari Semarang langsung mengantarkan Prasojo Gito bersama istrinya Nawang Wulan Purnawarti ke kediamannya di RT 05 RW 01 Slawi Wetan.

Dinsos Kabupaten Tegal selanjutnya mengantar Miyono dikediamannya RT 03/3 Desa Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal dan Cahyono (29) di RT 03/05 Desa Paku Laut, Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal.

“Setelah kita mendapat informasi dari Dinsos Provinsi Jateng, kami menghubungi Pak Prasojo yang ada di pengungsian. Selanjutnya kami pesankan tiket pesawat dan kami jemput sesuai jadwal penerbangan Sriwijaya Air dari Jayapura pukul 11.00 siang, dan landing di Bandara A Yani Semarang pukul 19.00. Dan langsung kami antar ke rumah masing-masing pukul 23.00 malam,” tutur Nurhayati.

Menurutnya, enam orang warga Kabupaten Tegal yang berada di Wamena tersebut, mendapatkan uang santunan dari Pemerintah Kabupaten Tegal sebesar Rp 6.500.000 per orang, dan ada tambahan bantuan dari Kementrian Sosial menjadi Rp 10 juta per orang.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita