Selasa, 24/09/2019, 23:23:34
Residivis Narkoba, Baru Keluar Penjara Masuk Lagi
LAPORAN JOHARI

Tersangka Narkoba, Nenen (Topi) didampingi kuasa hukum Joko Santoso SH

PanturaNews (Tegal) – Masuk bui selama 7 tahun dalam kasus narkoba, tidak membuat Muk alias Nenen (41) warga Jalan Werkudoro RT 01/05, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur,Kota Tegal,Jawa Tengah, kapok atau insaf. Ia kumat dan berurusan dengan polisis lagi dalam kasus yang sama, Kamis 19 September 2019.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi melalui Kasat Narkoba IPITU Bambang Margono SH mengatakan, pelaku merupakan residivis karena baru satu bulan setengah  menghirup udara segar dalam kasus narkoba sebagai pengedar ganja  ditangkap oleh Polres Slawi/Tegal, tahun 2014 dan dihukum 7 tahun penjara di Lapas kelas IIB Slawi.

Kini kembali berurusan dengan Satnarkoba Polres Tegal Kota karena kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu. Pelaku termasuk residivis, karena baru keluar dari penjara berulah lagi.

“Muk alias Nenen ditangkap hari Kamis 19 Sept 2019 jam 20.00 WIB, di Jalan Sumbodro belakang SMUN 3 Kota Tegal, saat hendak menemui seorang pembeli,” kata Kasat Senin 23 September 2019.

Menurut Kasat, saat disergap pelaku sempat berontak dan lari ke persawahan, namun berkat bantuan warga akhirnya berhasil diamankan, setelahnya kakinya terperosok di lumpur sawah dan tak mampu berlari lagi.

Saat dilakukan penggeledahan di temukan 3 paket sabu siap edar dari dalam bungkus rokok Gudang Garam Signature miliknya.

"Petugas menemukan 3 paket sabu berat sekitar 1,60 gram,  barang haram itu hendak dijual ke calon pembeli, tapi keburu ditangkap, ” imbuh Kasat.

Menurut pengakuannya, barang haram itu dibeli  dari seseorang bernama TEKRE di Pagongan (DPO). Nenen pesan sabu sebanyak 5 gram, pada tanggal 7 Sept 2019 sudah terjual habis. Kemudian tanggal 16 Sept 2019 pesan lagi 2,5 gram sebagian terjual dan sisa 3 paket blm terjual.

Nenen beli sabu 1 gramnya seharga Rp 1,3 juta dan dijual Rp 1,6 juta, sehingga keuntungannya Rp 300 ribu pergramnya, selain untung Rp 300 ribu juga bisa menikmati sabu gratis.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Muk  alias Nenen dijerat pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara.

           




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita