Selasa, 10/09/2019, 14:58:14
Kobres Keberatan Rencana Pembukaan Toko Selluler
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Sejumlah warga pelaku usaha telepon selluler beraaudinesi dengan Camat Bumiayu (Foto: Zaenal Muttqin)

PanturaNews (Brebes) - Sejumlah warga yang menamakan Komunitas Outlet Brebes Selatan (Kobres) mendatangi kantor Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa 10 September 2019.

Kedatangan sejumlah warga yang merupakan pelaku usaha telepon selluler tersebut untuk menyampaikan keberatan atas rencana dibukanya toko selluler di Bumiayu.

Ketua Kobres, Budi Hartono mengatakan, pihaknya keberatan dengan rencana dibukanya toko seluler baru yang menawarkan harga rendah yang dapat mematikan otlet-otlet seluler kecil yang ada di Bumiayu.

"Jelas kami akan tergusur jika nanti toko selluler yang besar dengan harga yang jauh di bawah harga di otlet-otlet kami," katanya saat beraudiensi di ruang kantor Kecamatan Bumiayu.

Kobers juga menyayangkan telah beredarnya brosur harga hanphone dan aksesorisnya yang murah di toko yang akan segera dilaunching tersebut. Beredarnya brosur tersebut menunjukkan bahwa toko selluler itu benar-benar akan segera dibuka.

"Kami juga menanyakan ke kecamatan akan perijinannya, apakah sudah ada atau belum," kata Budi.

Camat Bumiayu, Drs Apriyanto Sudarmoko yang menemui langsung kedatangan warga yang mengatasnamakan Kobers mengatakan, hingga saat ini pihak belum mengetahui masalah perijinan toko seluler tersebut.

"Perijinan usaha yang besar kewenangan tidak dari Camat, dan sampai saat ini juga belum ada surat masuk," katanya.

Menurutnya, pihaknya dapat memahami keberatan Kobers sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), karena akan mati dan kalah saing dengan pengusaha yang lebih besar. Meski begitu masalah perijinan bukan kewenangannya.

"Perijinan bukan kewenangan kami, tapi kami hanya bisa sampaikan ke yang berwenang aspirasi dari Kobers ini," kata Apriyanto.

Audiensi dihadiri pula Kanit Sabhara Polsek Bumiayu Aiptu Budi Asih mewakili Kapolsek Bumiayu yang berhalangan, hadir pula Kepala Desa Dukuhturi, Ahmad Efendi.

Apriyanto mengatakan, setelah melakukan cek ke lokasi ya g rencana akan menjadi toko seluler tersebut, nampak sedang dalam proses finishing. Tempat tersebut merupakan milik warga yang telah dikontrak oleh pengusaha dari Semarang.

"Menurut pemiliknya tempatnya dikontrak oleh orang Semarang," katanya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita