Selasa, 10/09/2019, 01:53:32
Nyanyi Lagu AKU PAPUA, Pelajar SUPM Menangis
LAPORAN JOHARI

Kapolres terharu melihat pelajar asal Papua menangis

PanturaNews (Tegal) - Suasana haru dan sedih menyelimuti acara Syukuran HUT Polwan Ke-71 Polres Tegal Kota yang digelar di Hotel Resto Alam Indah, Semarang, Sabtu 07 September 2019. Pasalnya, Abigail Tri, pelajar SUPMN Tegal asal Papua saat menyanyikan lagu AKU PAPUA menangis dan terisak-isak.

Hal itu membuat anggota Polres Tegal yang hadir larut dalam kesedihan dan tak terasa air matapun menetes di pipi. Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSI langsung memeluk Abagail dengan penuh kasih sayang.

Informasi yang diperoleh PanturaNews, awalnya pelajar SUPM asal Papua yang berjumlah 22 orang, tampil bersama untuk menyanyikan beberapa lagu. Namun, saat menyaynyikan lagu AKU PAPUA ditengah-tengah lagu hingga usai, tiba-tiba ia menangis sambil sesekali menyeka air mata. Dengan penuh kasih sayang AKBP Siti Rondhijah langsung memeluk, dan turut meneteskan air mata, sembari menenangkan dan memberi suport kepada Abagaial Tri dan siswa lainnya

Bahkan, Kapolres memberikan kesempatan kepada Abagail untuk melepas rindu kepada orang tuanya, melalui sambungan komunikasi video call, selanjutnya diajak jalan jalan di kawasan simpang lima

"Saya ingat dan rindu dengan orang tua,” ucap Abigail Tri atau biasa dipanggil Butet ini, orang Batak namun lahir dan besar di Papua

Kapolres mengatakan sengaja mengajak 22 pelajar SUPM Tegal yang berasal Papua. Selain acara HUT Polwan sekaligus juga akan meramaikan pagelaran seni dan budaya nusantara di simpang lima, Semarang

Diakuinya, meski banyak aktifitas yang harus diikuti, namun dirinya mengapresiasi semangat dan motivasi para pelajar asal Papua ini. salah satunya, Final dalam ajang pertandingan Futsal antar pelajar di GOR Wisanggeni Tegal

“Meski tidak ikut final, tapi jangan berkecil hati. Nanti lain waktu kita adakan lagi partai Final ulang,” ujarnya

Sementara dalam acara syukuran tersebut, turut hadir sejumlah PJU bersama anggota Polres Tegal Kota serta Bhayangkari. Selain pemotongan tumpeng juga diisi dengan pembacaan puisi dan hiburan




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita