Senin, 09/09/2019, 23:37:41
Ops Patuh, Anak Punk Naik Pickup Sopir Akan Ditindak
LAPORAN JOHARI

Kasat Lantas AKP Ben Aras, Himbau anak punk tidak naik pickup

PanturaNews (Tegal) -  Pelaksanaan Ops Patuh Candi-2019 ini yang telah berjalan selama 12 hari, tercatat  ribuan pelanggar telah ditindak tegas. Tak terkecuali sopir kendaran pickup (bak terbuka) yang mengangkut penumpang.

Kapolres Tegal Kota AKBP SitiRondhijah SSi melalui Kasatlantas Polres Tegal Kota AKP Ben Aras, S.Sos, Senin 09 September 2019 mengatakan, selain menindak sopir pickup (bak terbuka), petugas juga mensosialisasi kepada para penumpang terutama anak-anak punk agar tidak naik di kendaraan bak terbuka.

“Kita terangkan bahwa menumpang kendaraan bak terbuka itu dilarang karena bisa membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Anak-anak punk juga kami himbau agar tidak naik kendaraan bak terbuka, karena sopirnya yang akan kami tindak,” tegas Kasat Lantas AKP Ben Aras.

Menurutnya pembinaan kepada para penumpang kendaraan bak terbuka ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di Kota Tegal besamaan dengan razia Operasi Patuh Candi 2019. Kendaraan bak terbuka hanya untuk mengangkut barang tidak untuk mengangkut penumpang atau orang, karena tidal sesuai dengan peruntukkannya.

"Hal ini sesuai pasal 303 UU Lalin, bahwa kendaraan bak terbuka tidak boleh diperuntukan bagi penumpang orang,” ujarnya.

Tercatat, sejak hari pertama pelaksanaan Ops Patuh 29 Agustus – 09 September, jumlah pelanggaran mencapai 1.444. Sedangkan pelanggaran berkait helm sudah mencapai 706 kasus. Usia pelanggarannya juga beragam. Mulai dari anak di bawah umur, pelajar, mahasiswa maupun karyawan perusahaan swasta hingga ibu rumah tangga.

Ditambahkan meski tetap dilakukan penindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas, jajarannya kerap melakukan teguran, seperti pengendara yang memakai helm, tapi lupa mengancingkan tali pengikatnya.

“Selain menegur, juga memberi contoh cara memakai helm yang baik dan benar. Helm pengendara yang dipersyaratkan untuk dipakai adalah yang berstandar dengan logo Standar Nasional Indonesia,” tandasnya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita