Senin, 09/09/2019, 20:42:42
Puisi Tegalan Karya Lanang Di-Bahasa Jerman-kan
Laporan Tim PanturaNews

Para penerjemah Intan, Adinda, dan Fajrina saat mendapat pengarahan dari Muarif Esage (Foto: Dok)

PanturaNews (Tegal) - Puisi-puisi Tegalan karya Lanang Setiawan, kembali  diterjemahkan ke dalam bahasa asing menyusul belum lama ini, puisi Tegalan karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Sejumalah puisi yang dialihwacan ke dalam bahasa Jerman dilakukan oleh tiga siswi kelas XII SMA Negeri 1 Slawi, Kabupaten Tegal. Mereka adalah Intan Mauli Diana, Adinda Nurfitriani Maulida, dan Fajrina Citra Asokawati.

Muarif Esage, guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Slawi, yang membimbing mereka mengatakan, puisi-puisi Tegalan yang mereka terjemahkan ada 26 judul. Mereka tertarik karena tertantang dan melihat kemungkinan estetika yang terkandung dalam puisi karya Lanang.

“Kemungkinan-kemungkinan itu yang menjadi daya tarik mereka untuk mendalami dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Jerman,” kata Muarif yang pernah meraih juara ke-3 dalam lomba Mengulas Karya Sastra tingkat nasional dengan mengkaji kumpulan puisi ‘Kalung dari Teman’ karya Afrizal Malna pada tahun 2008.

Mengapa harus bahasa Jerman? Muarif menuturkan, karena di sekolahnya ada klub bahasa Jerman. Ia pun mengajak mereka untuk mengasah kemahirannya dalam bahasa Jerman, disamping pada tahun ini ada rencana kegiatan literasi. 

“Selain ada rencana kegiatan literasi, di sekolah kami ada beberapa siswa yang mahir bahasa Jerman. Pilihan mengapa puisi Lanang yang diambil, karena hanya dialah yang selama ini getol berkarya dalam bahasa lokal. Jadi saya mengajak anak-anak bahasa Jerman menerjemahkan puisi dia.”

Nantinya, tambah Muarif, bila terjemahan sudah selesai, ia akan meminta kata pengantar dari Kedutaan Jerman atau KBRI di Jerman. “Kebetulan, SMA 1 Slawi ada kerjasama untuk mengirimkan siswa ke Jerman. Bulan lalu, kepala sekolah dan guru Jerman kerjasama dengan Goethe Institute, sebuah lembaga budaya milik Jerman.” 

Buku bertajuk “Njlajah Jerman” ini, ditargetkan akhir bulan September selesai diterjemahkan. Satu bulan berikutnya terbit. Insyaallah buku tersebut dilaunching disela-sela pelaksanaan Kongres Sastra Tegalan 26 November mendatang.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita