Kamis, 22/08/2019, 13:22:10
Pendamping PKH Bumiayu Gelar Lomba Rakyat
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Pendamping PKH Bumiayu penuh se,angat ikuti lomba estafet karet gelang di acara Lomba Rakyat dalam rangka HUT RI (Foto: Zaenal Muttaqin) 

PanturaNews (Brebes) - Meriahkan HUT RI ke 74 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes Jawa Tengah menggelar Lomba Rakyat dan Graduasi Mandiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, Kamis 22 Agustis 2019.

Lomba yang digelar di lapangan tenis komplek kantor Kecamatan Bumiayu ini diikuti oleh KPM PKH dari 15 desa yang ada di Kecamatan Bumiayu. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan 55 sertifikat Graduasi Mandiri secara sukarela.

"Selain serangkaian lomba dalam rangka HUT RI, kami juga menyerahkan sertifikat Graduasi Mandiri sebanyak 55 orang," kata koordinator kegiatan, Andika Wahyu.

Penerima sertifikat merupakat KPM PKH yang secara sukarela mengundurkan diri dari KPM PKH, karena merasa telah mampu dan tidak pantas lagi menjadi KPM PKH.

"Secara sukarela mereka mundur tanpa ada paksaan, tapi karena kesadaran," ujar Andika.

Sementara itu, rangkaian kegiatan lomba terdiri dari sejumlah kegiatan lomba. Antara lain, lomba kreasi aneka makanan tradisional, balap terong, estafet karet gelang dan lainnya.

Kegiatan Lomba Rakyat bertujuan meningkatkan jiwa nasionalisme peserta sekaligus menjalin keakraban antara KPM PKH dan juga para pendamping.

"Selain peserta dari KPM PKH, para pendamping PKH juga ikut serta dalam kegiatan tersebut," katanya.

Kegiatan berlangsung sangat seru terutama saat lomba estafet karet gelang. Lomba ini mengandalkan kesabaran dalam memindahkan karet gelang dengan sedotan yang digigit dengan mulut.

Kegiatan makin seru dengan ikut serta para pendamping PKH yang menambah suasana makin akrab dan meriah.

"Untuk lomba kreasi makanan tradisional dimaksudkan untuk mengenalkan kembali makanan yang hampir sulit didapatkan saat ini," ucap Andika.

Kreasi makanan tradisional juga untuk meningkatkan kemandirian KPM PKH dalam usaha ekonomi.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita