Jumat, 16/08/2019, 00:30:44
Dewi Aryani: Segera Bentuk Perda HIV-AIDS
LAPORAN NINO MOEBI

Anggota DPR RI Fraksi PDIP, DR. Hj. Dewi Aryani, MSi

PanturaNews (Tegal) - Menanggapi pemberitaan 13 Remaja Terjaring Razia dan 1 Positif HIV, 7 Terjangkit IMS, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Hj. Dewi Aryani, MSi menyampaikan, Pemerintah Kota Tegal dan DPRD Kota Tegal disarankan untuk segera bentuk Perda HIV dan AIDS.

"Menurut saya Pemkot Tegal harus tegas dalam hal ini. Pemilik kos-kosan harus dipanggil dan disegel saja kosannya, jika digunakan untuk tinggal orang-orang yang terindikasi mesum," kata Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr melalui ponselnya, Kamis 15 Agustus 2019.

DeAr yang duduk di Komisi IX DPR RI, minta Satpol PP harus tegas bertindak. Selain itu pihak RT dan RW juga harus berikan sosialisasi untuk penghuni baru di wilayah masing-masing. Harus jelas profesi dan KTP asal dan menjadi catatan penting jika mereka tidak jelas pekerjaannya.

“Kota Tegal saat ini sedang menggalakkan kampanye menuju Kota Wisata Bahari, karenanya hal-hal yang akan menghambat laju pembangunan sektor ini harus diantisipasi, termasuk jangan sampai Kota Tegal malah punya image kurang bagus nantinya jika kasus serupa terulang berkali-kali,” ujarnya.

Komisi IX DPR RI yang bermitra dengan Kementrian Kesehatan, konsen terhadap persoalan tersebut. Raperda mengenai Penanggulangan dan pengendalian HIV dan AIDS harus dilakukan sesegera mungkin, sebagai upaya dan bentuk kekhawatiran pada masyarakat Kota Tegal terhadap meningkatnya perkembangan penularan HIV/AIDS.

"Jika ada perda kan tentu ada kepastian hukum untuk siapapun dan apapun yang terlibat dalam urusan ini. Karena membahayakan untuk generasi muda dan perkembangan mental anak-anak kita kedepan. Ini tidak bisa didiamkan karena usia makin muda yang terjaring kasus serupa," tutur DeAr.

DeAr menambahkan, hanya diperlukan willingness (kemauan) tinggi Pemkot untuk segera mengusulkan pembentukan Perda atau bisa usulan datang dari DPRD Kota Tegal.

"Kasus ini harusnya bisa jadi concern secara nasional. Apalagi slogan HUT RI tahun ini SDM Unggul Indonesia Maju, maka perilaku seperti ini harus menjadi perhatian serius. SDM generasi penerus harus benar-benar dikawal," pungkas DeAr.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita