Sabtu, 03/08/2019, 00:53:42
Rampas HP, Diringkus Tim Vajra Satreskrim
LAPORAN JOHARI

Pelaku perampas HP (tengah)

PanturaNews (Tegal) -  Seorang pengamen, Bayu (18) warga Desa Karang Klesem Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, harus berurusan dengan aparat kepolisian Polres Tegal Kota. Ia ditangkap Tim Vajra Satreskrim, Senin 29 Juli 2019 sekitar pukul 22.30 WIB, karena  melakukan perampasan handphone Merk Xiaomi Redmi 4A warna hitam milik Dewa Ketut Darmawan,(16) warga Kecamatan Dukuh Turi, Kabuaten Tegal, Jawa Tengah.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah melalui Kasat Reskrim AKP Agus Budi Yuwono mengatakan, saat korban dan dua temannya naik angkutan umun ELF untuk menuju ke Pasific Mall,Kota Tegal. Tiba di halte depan pasific mall tepatnya di Jl. Mayjend Sutoyo Kota Tegal, korban bersama kedua temannya membeli minuman dan kemudian mereka didatangi seorang laki-laki berbadan gemuk, berkulit hitam, berkumis nengenakan topi serta membawa tas warna hitam Merk Filla dan membawa gitar kecil warna putih. Kemudian tersangka, langsung mengambil satu buah Handphone Merk Xiaomi Redmi 4A warna hitam dengan no Imei1 : 865592037827581 dan  mengancam hendak menusuk korban.

Setelah mengambil Handphone milik korban, pelaku mengajak korban bersama temannya pergi menuju ke terminal Kota Tegal dengan menggunakan mobil  bak terbuka yang melintas.

“Merasa HP-nya dibawa pelaku, korban bersama teman temannya memutuskan untuk mengikuti nya,” ungkap Kasat.

Lebih lanjut kata Kasat, ketika mobil bak terbuka melintas di depan kantor Patroli Jalan Raya (PJR) pelaku merampas kembali Hp Samsung Grand Prime warna putih milik teman korban Bayu Ari dan satu Handphone Xiaomi Redmi 3S warna Silver milik Firman Mauladi.

Sampai, di ruko Kemandungan pelaku turun dari bak mobil terbuka dan kabur, sedangkan korban bersama teman temannya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tegal Kota.

“Barang bukti yang diamankan satu buah Handphone Merk Xiaomi Redmi 4A warna Hitam, satu buah Handphone Merk Xiomi, Type Redmi 4A, Warna Grey, Satu Handphone merk Xiomi, Type 3S, Warna Gold dan satu buah gitar kentrung,” imbuh Kasat.

Atas perbuatannya pelaku diancam Pasal 368 ayat 1 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman kekerasan dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita