Rabu, 17/07/2019, 00:34:43
Zonasi, Kuota 16 SMAN di Brebes Tak Terpenuhi
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Foto ilustrasi.

PanturaNews (Brebes) – Imbas dari adanya sistem zonasi pada tahun ajaran bartu 2018/2019, kuota 16 dari 17 SMA Negeri di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tidak terpenuhi. Dengan kata lain, mengalami kekuarangan jumlah peserta didik baru.

Demikian disampaikan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMAN Kabupaten Brebes, Eko Priono, saat dikonfirmasi, Selasa 16 Juli 2019.

Menurut Eko, satu-satunya sekolah yang kuotanya terpenuhi dan seluruh calon siswa baru melakukan daftar ulang, yaitu SMAN 2 Brebes. Sekolah tersebut menerima 408 calon siswa baru sesuai daya tampung dan seluruhnya melakukan daftar ulang.

Sementara, 16 SMA Negeri yang jumlah siswanya kurang dari daya tampung akibat siswanya tidak melakukan daftar ulang, di antaranya SMAN 1 Tanjung dari jumlah siswa, yang diterima 432 hanya 401 siswa yang daftar ulang.

Kemudian, SMAN 1 Kersana dari jumlah siswa yang diterima sebanyak 324 hanya 322 yang melukan daftar ulang. SMAN 1 Larangan dari 432 siswa yang diterima hanya 425 siswabyang daftar ulang. SMAN 1 Banjarharjo dari 360 hanya 355 siswa yang melakukan daftar ulang.

Selain itu, di SMAN 1 Jatibarang dari 360 siswa yang diterima hanya 301 siswa yang melakukan daftar ulang. SMAN 1 Sirampog dari 205 siswa yang diterima hanya 175 siswa yang daftar ulang. SMAN 1 Salem dari 288 siswa yang diterima hanya 225 yang melakukan daftar ulang.

Selanjutnya SMAN 1 Bumiayu dari 360 siswa yang diterima hanya 359 siswa yang melakukan daftar ulang. Di SMAN 1 Losari dari 276 siswa yang diterima hanya 241 siswa yang melakukan daftar ulang. SMAN 1 Bantarkawung dari 243 siswa yang diterima hanya 231 yang melaksnakan daftar ulang.

Sementara itu, di SMAN 1 Paguyangan dari 251 siswa yang diterima hanya 220 siswa yang melakukan daftar ulang. Di SMAN 1 Wanasari dari 216 siswa yang diterima hanya 209 yang daftar ulang. Di SMAN 1 Brebes dari 396 siswa hanya 390 yang daftar ulang. SMAN 1 Bulakamba dari 432 siswa hanya 423 yang daftar ulang.

Selain itu, di SMAN 3 Brebes dari 360 siswa hanya 352 siswa yang daftar ulang dan terakhir di SMAN 1 Ketanggungan dari 360 siswa hanya 349 yang daftar ulang.

"Akibat banyak siswa yang tidak daftar ulang, banyak sekolah yang kekurangan siswa. Meski begitu, pihak sekolah terpaksa membiarkan kekurangan itu karena tidak boleh membuka pendaftaran di luar ketentuan. Kemungkinan karena calon siswa tersebut mempunyai pilihan sekolah lain semisal sekolah swasta. Tentunya hal itu menjadi hak dari calon siswa untuk menentukan pendidikannya,” pungkasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita