Selasa, 16/07/2019, 09:04:06
Antologi Puisi Nglanglang Jagad Diterbitkan
Laporan Tim PanturaNews

Lanang dan Buku “Nglanglah Jagad, Tegalan Poems Antologi” yang segera diedarkan (Foto: Dok)

PanturaNews (Tegal) - Buku antologi puisi dua bahasa Tegalan – Inggris karya Lanang Setiawan, segera dapat dinikmati para pencinta sastra. Buku “Nglanglah Jagad, Tegalan Poems Antologi” ini berisi 14 judul yang diterjemahkan oleh dua guru SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 7 Kota Tegal ke dalam bahasa Inggis. Mereka adalah Miss Maslikha dan Miss Sri Handayani Reksowati.   

Menurut Lanang, tugas dua guru tersebut masing-masing harus menstranslate  7 buah sajak. Untuk Miss Maslikha menyelesaikan sajak-sajak berjudul Kelir Biru Abang (Red Blue Color), Kesumat (Resentment), Gagahan Sapira (How Much Is Your Heaven), Kangen Kowen (Miss You), Sorgane Enyong Sorgane Kowen (My Heaven Is Your Heaven), Seket Lima Taun (Fifty Five Years), Kaniaya (Molested). Sedang untuk Miss Sri Handayani Reksowati menyelesaikan sajak-sajak, yakni Impen (Dream), Nangis Sapole Kowen (Tears), Selasa Na’as (Destiny), Ngertiya Maring Enyong (Understand Me), Panggonane Nang Kurungan (Your Exact Place), Tegal Melawan (Tegal Fight), Sebayu (Sebayu).

“Perjuangan menjunjung tinggi bahasa ibu, tidak hanya berhenti pada kelompoknya sendiri. Salah satunya, guru-guru bahasa Inggris harus dilibatkan agar mereka mengenal bahasa Tegalan lewat terjemahan,” ujar Lanang, kemarin.

Dikatakan, selain melibatkan dua guru, Lanang tak segan-segan menggandeng Budi Pratikto, guru bahasa Inggris SMP Negeri 8 Kota Tegal untuk bertindak sebagai editor.

“Kecuali mereka, saya masih mengajak ibu dosen Universitas Pekalongan yakni Dina Nurmalisa untuk menterjemahkan kata pengantar seniman Suriali Andi Kustomo ke dalam bahasa Inggris. Dengan demikian, satu buku ini melibatkan banyak orang yang mumpuni dalam bidangnya,” katanya.

Budi Pratikto yang juga seorang penyair, dalam pengantar editornya mengatakan, kehadiran puisi bergenre lokal Tegal dalam bahasa Inggris ke tengah-tengah masyarakat adalah hal yang sangat berharga dan patut disambut dengan gembira.

“Kita harapkan hadirnya puisi tegalan dalam bahasa Inggis ini bisa menjadi langkah awal dari langkah-langkah selanjutnya yang punya nilai unik ke dalam khazanah masyarakat sastra dunia,” katanya yang ditulis dalam bahasa Inggris.

Sementara itu, Suriali Andi Kustomo dalam kata pengantar yang dialihwacankan ke dalam bahasa Inggris oleh Dina Nurmalisa menandaskan, buku berjudul “Nglanglah Jagad, Tegalan Poems Antologi” ini sangat berani karena dimungkinkan melahirkan banyak tanya bukan saja di kalangan pengguna bahasa Tegal, tetapi juga mereka yang bergelut dengan bahasa, termasuk bahasa asing dan upaya penerjemahannya. Pun bagi kalangan pemerhati dan pengamat sastra sendiri yang bisa jadi paling merasa berhak mendebatkan karena ada puisi, ada bahasa Tegal, sastra Tegalan, bahasa Inggris, ada dua bahkan multikultur dari proses lahir puisi hingga penerjemahannya.

“Disinilah luar biasanya buku ini selain pembaca diajak menikmati atau menggumuli puisi-puisi Lanang yang berbahasa Tegal dengan editor Buti Pratikto, pun penerjemah yang dilakukan Maslikha dan Sri Handayani Reksowati,” katanya.

Menutup pengantarnya, Suriali menegaskan, buku “Nglanglang Jagad, Tegalan Poems Antologi” adalah sebuah perayaan, tawaran, menjenguk, dan mengapresiasi dan memberi ruang, tetapi juga ajakan berpikir, mengadu gagasan, membagi nilai, etika, estetika, dan wisdom di dalamnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita