Jumat, 05/07/2019, 16:22:18
Korupsi Bokong Semar, Mantan Sekda Ditahan
LAPORAN JOHARI

Kapolres AKBP Siti Rondhijah SSi

PanturaNews (Tegal) – Mantan Sekretaris  Daerah (Sekda) Kota Tegal, Jawa Tengah, Edi Pranowo SH MH alias EP (63) warga Jalan Glatik Nomor 56, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, kini meringkuk di ruang tahanan Mapolres Tegal Kota, mulai Kamis 04 Juli 2019 sekitar pukul 17.00 WIB.

 EP dituduh turut serta korupsi berjamaan dalam kasus tukar guling Bokong Semar, pada saat pemerintahan wali kota Ikmal Jaya. EP merupakan tersangak ke-5  setelah, Ikmal Jaya (walikota), Syaful Jamil (pengusaha), Rudianto (pengusaha), Hartoto (mantan Tapem) dan kini EP (mantan Sekda).

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSI MKes kepada sejumlah wartawan membenarkan, mantan Sekda Kota Tegal Edi Pranowo  sudah ditahan di ruang tahanan Mapolres Tegal Kota, sejak  Kamis 04 Juli 2019, sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurutunya, setelah pihak kejaksaan menyatakan berkas sudah lengkap (P21), selanjutnya penyidik  akan menyerahkan berkas tahap dua,yakni  berkas dan tersangka. “EP ditahan mulai kemarin, kamis 04 Juli 2109 pukul 17.00 WIB. Mestinya senin kemarin tapi karena sakit ya kami tunggu sampai sembuh,” tegas kapolres kepada awak media, Jumat 05 JUli 2019.

Lebih lanjut kata Kapolres, penyidik akan koordinasi lagi dengan pihak kejaksaan untuk penyerahan berkas tahap 2, meliputi berkar dan tersangka. “Diserahkan ke kejaksaan nanti, setelah penyidik koordinasi dengan pihak kejaksaan, yang past dalam waktu dekat atau secepatnya,” pungkasnya.

Menurut Kasat Reskrim AKP Agus BY SH MH, EP disangka melanggar pasal 2 UU Tipikor junto pasal 55 KUHP kesatu primer dan Subsider pasal 3 UU Tipikor junto pasal 55 KUHP atau kedua pasal 11 UU Tipikor dengan maksimal hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 50 Juta.

 




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita