Minggu, 16/06/2019, 22:50:13
Damai, Uniknya Pilkades Tahap I di Brebes
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Tenda pencoblosan Pilkades larangan ambruk di sapu angin. (Foto: Takwo Heriyanto) 

PanturaNews (Brebes) - Pelaksanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap I di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, digelar berjalan dengan damai dan lancar, Minggu 16 Juni 2019.

Ada sebanyak 350 calon Kepala Desa (Kades) dari 148 desa yang ada di 17 Kecamatan se-Kabupaten Brebes, turut meramaikan pesta demokrasi rakyat, yang berlangsung dengan demokratis ini. 

Uniknya, dari ratusan calon kades yang bersaing merebut kursi jabatan nomor satu di desa ini, selain di ikuti oleh sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS), wartawan, mantan napi, dan aktivis, serta incumbent, ada sebanyak 4 calon yang merupakan pasangan suami istri (pasutri).

Pasutri yang maju mencalonkan diri adalah Turyati dan Nurudin sebagai calon kades Winduasri Salem, Slamet Becco dan Kori'ah sebagai calon kades Ciputih Salem, Ahya dan Wasitoh calom kades Kretek Paguyangan; dan Budi Arti Indrasuhardani dan Didik Setiyono sebagai calon Kades Buaran Jatibarang.

Bahkan, untuk berlomba-lomba mendapatkan dukungan suara terbanyak, masing-masing calon kades di Desa Kubangjati, Kecamatan Ketanggungan, yang terdiri dari 5 calon Kades ini, rela memberikan hadiah undian berupa sepeda motor, dan sembako serta hadiah dorprize lainnya, apabila yang bersangkutan terpilih. 

Bukan itu saja, untuk meraih simpati hati masyarakat dan memenangkannya, beberapa calon kades di Kecamatan Losari, menggunakan jasa perdukunan atau klenik secara terang-terangan di lokasi panggung, yang di duduki masing-masing calon Kades. 

Disisi lain, sebuah tenda dan panggung yang di gunakan untuk mencoblos dan tempat duduk bagi calon Kades di Desa Larangan, Kecamatan Larangan, ambruk di sapu angin kencang.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Menyusul, peristiwa yang mengejutkan warga setempat dan panitia pilkades ini, terjadi usai perhitungan suara selesai. 

"Iya benar, tadi usai perhitungan suara Pilkades Larangan, panggungnya ambruk. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ujar Pj Kades Larangan, Syukron, saat di konfirmasi usai pilkades berlangsung. 

Adapun, dari hasil perhitungan suara, lanjut, Syukron, dari 5 calon Kades yang mau, calon kades nomor urut 5, Lanang Sucipto, meraih dukungan terbanyak, yakni 4123 suara. 

"Semoga Kepala Desa terpilih ini amanah dan menjadikan Desa Larangan lebih maju," harapnya. 

Menurutnya, pelaksanaan Pilkades serentak tahap I di Desa Larangan Kecamatan Larangan, dari mulai pendaftaran calon, penetapan, Kampanye dan pelaksanaan kondusif, berjalan lancar, aman dan kondusif.

Lebih lanjut dikatakannya, di Kecamatan Larangan ada 5  desa yang menggelar Pilkades serentak. Diantaranya, Desa Kamal, Sindong, Sitanggal, Kedungbokor dan Larangan. 

Terpisah, Pilkades di Desa Rengasbandung, Kecamatan Jatibarang, berdasarkan data yang diperoleh, dimenangkan oleh Wuryanto dengan mendapatkan dukungan 1026 suara Unggul hanya satu suara dengan saingannya Ashari (petahana) yang mendapatkan 1025 suara.

Boleh dibilang, Pilkades di Rengasbansung ini adalah yang paling unik. Sebab, pada 6 tahun yang lalu di pilkades Rengasbansung sebelumnya, Ashari menang dengan selisih 1 suara anda atas Wuryanto. Dimana, Ashari saat itu mendapatkan 1051 suara dan lawannya Widyantoro, ketika itu mendapatkan 1050 suara. 

Disisi lain, tidak sedikit calon Kades incumbent yang kembali meraih kemenangan, seperti calon Kades Bulusari, Kecamatan Bulakamba, Syaefudin dan calon Kades Pejagan, Kecamatan Tanjung, M. Iqbal. 

Dalam Pilkades serentak tahap I ini, Bupati Brebes Idza Priyanti dan sejumlah pejabat forkominda setempat, seperti Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono dan Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Faisal Amri dan rombongan dari pejabat di lingkungan Pemkab Brebes, memantau jalannya pelaksaan Pilakdes serentak di beberapa desa. 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita