Senin, 20/05/2019, 14:06:04
Berkas Usulan Pemekaran Harus Sampai ke Pusat
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Kegiatan buka puasa bersama para pegiat pemekaran Kabupaten Brebes di sekretariat pemekaran (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Usulan pemekaran Kabupaten Brebes Jawa Tengah, diharapkan tetap diteruskan ke pemerintah pusat meski saat ini masih ada moratorium pemekaran wilayah. Hal itu disampaikan ketua Presidium Pemekaran drg Rozikin usai kegiatan buka puasa bersama para pegiat pemekaran, Minggu 20 Mei 2019 sore.

"Seharusnya proses usulan yang telah sampai di provinsi segera ditindaklanjuti dan diusulkan ke pemerintah pusat," katanya.

Menurutnya, pada saat moratorium dicabut presiden, Bumiayu akan menjadi kabupaten tersendiri dan masih menjadi wilayah Provinsi Jawa Tengah. Seperti di Jawa Barat, gubernurnya langsung berjanji akan memekarkan wilayahnya dan akan membawa usulannya ke Presiden untuk meminta moratorium dicabut.

"Jawa Tengah mestinya juga begitu, dicabut atau belum usulan pemekaran yang sudah dibawa oleh Pemkab ke provinsi dapat diporses," terang Rozikin pada kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Sekretariat Pemekaran itu.

Dikatakan, saat ini Presidium bersama para pegiat pemekaran terus melakukan konsolidasi sambil menunggu kebijakan pemerintah pusat untuk mencabut moratorium. Konsolidasi dilakukan untuk menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk terwujudnya pemekaran.

"Pemekaran itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena akan memudahkan pemerintah dalam melakukan pembangunan," ucap Rozikin.

Seperti diketahui, enam kecamatan di wilayah selatan yakni Bumiayu, Sirampog, Tonjong, Paguyangan, Bantarkawung dan Salem layak menjadi daerah otonomi sendiri menurut hasil kajian akdemis oleh tim dari Undip Semarang. Pemkab Brebes juga telah mengjukan usulan pemekaran itu ke provinsi untuk ditindaklajuti diusulkan ke pemerintah pusat.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita