Rabu, 15/05/2019, 23:49:56
MUI: Jangan Terprovokasi Ajakan People Power
LAPORAN NINO MOEBI

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Tegal, KH. Abuchaer Anur (Foto: Dok/Nino)

PanturaNews (Tegal) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tegal, Jawa Tengah, KH. Abuchaer Anur menolak ajakan people power atau pengerahan massa yang bertujuan untuk hal-hal yang negatif. Dia minta jangan terprovokasi terhadap kegiatan people power.

“Para ulama, ustadz, kyai dan masyarakat Kota Tegal akan menunggu hasil Pemilu yang akan disampaikan oleh KPU pusat nantinya pada 22 Mei 2019 mendatang. Dan apapun hasilnya akan kita dukung karena itulah hasil yang maksimal, yang sudah terlaksana dan pilihan Bangsa Indonesia," kata KH Abuchaer Anur di kediamannya, Rabu 15 Mei 2019.

Menurut Abuchaer, dalam hal ini petugas penyelenggara memang dari KPU, akan tetapi bukan hanya KPU saja melainkan seluruh elemen Bangsa Indonesia, turut serta dalam memberikan kontribusi untuk memilih siapa pemimpinnya mendatang.

Terkait dengan hal tersebut, MUI Kota Tegal pada minggu depan akan melaksanakan kegiatan buka bersama dengan seluruh tokoh agama di Kota Tegal. Menurut Abuchaer kegiatan itu sebagai bentuk penegasan, bahwa tokoh agama di Kota Tegal secara langsung menolak gerakan people power atau pengerahan massa.

MUI akan menyampaikan kepada jamaah untuk tidak terprovokasi terhadap kegiatan people power tersebut.

“Barangkali itu yang perlu ditekankan kepada seluruh masyarakat, bahwa kita semua harus sabar menunggu hasil penghitungan rekapitulasi yang dilaksanakan oleh KPU Pusat, karena itulah hasil maksimal yang mampu dilaksanakan oleh Bangsa Indonesia,” pungkas Abuchaer.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita