Selasa, 07/05/2019, 10:12:27
Tiga Minimarket di Kota Tegal Belum Kantongi Ijin
LAPORAN NINO MOEBI

Salah satu mini market di Kota Tegal yang belum memiliki ijin (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal, Jawa Tengah kembali memberikan peringatan tegas kepada tiga pengelola minimarket yang masih beroperasi tanpa rekomendasi ijin. Sebab, secara tegas tiga minimarket yang belum mengantongi rekomendasi ijin kelayakan tersebut, tidak akan dikeluarkan karena dinilai tidak memenuhi syarat dan ketentuan.

Kepala Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal, Khaerul Huda mengungkapkan, mengacu ketentuan Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 21/2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Kota Tegal Nomor 6/2017 Penataan dan Pembinaan Toko Eceran, Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan sudah dijabarkan. Yakni, semua pengelola minimarket diperbolehkan beroperasi setelah mengantongi rekomendasi ijin dari Dinkop UKM dan Perdagangan bukan beroperasi dulu baru mengurus perijinan.

"Tercatat ada tiga minimarket yang tidak kami berikan rekomendasi ijin, karena jaraknya tidak memenuhi syarat (kurang dari 500 meter-red) dari toko swalayan lainnya atau pasar tradisional," jelasnya, ungkapnya, Senin 06 Mei 2019.

Untuk lokasi tiga minimarket tersebut, lanjut Khaerul, satu terletak di Jalan Gajahmada, Jalan Srigunting dan Jalan AR Hakim dengan alasan jaraknya terlalu dekat dengan minimarket dan pasar tradisional disekitarnya. Di sisi lain, pihaknya juga mendesak Satpol PP dan DPMPTSP sebagai instansi terkait, untuk segera melakukan penindakan karena tiga minimarket tersebut masih beroperasi.

Sementara itu, Kasatpol PP melalui Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah, Heri Kurniawan saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mengaku masih terkendala dengan adanya sanksi yang tercantum dalam Perda tentang penataan dan pembinaan toko swalayan.

Sebab menurutnya, dalam regulasi tersebut hanya mengatur sanksi administrasi dimana leading sektor pelaksana sanksi tersebut yakni DPMPTSP. Meski begitu, pihaknya masih mengupayakan untuk menyesuaikan regulasi dalam melakukan penindakan.

"Hingga saat ini, kami masih mencermati regulasi yang bisa digunakan untuk menertibkan minimarket bodong agar sesuai dengan ketentuan perijinan," pungkasnya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita