Minggu, 21/04/2019, 15:50:08
Republik Ngapak Bantu Bedah Rumah Warga Miskin
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Wakil Ketua Pengurus Pusat Republik Ngapak, Rujianto melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkan pada Ketua Poswil Bumiayu Teguh Mujiono saat peresmian bedah rumah (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Paguyuban Republik Ngapak sukses melakukan kegiatan bakti sosial "Bedah Rumah" ke 16 di Dukuh Tengah RT 01 RW 08 Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Secara resmi rumah berukuran 5x7 meter persegi yang telah dipugar itu diserahkan kepada pemiliknya Rojikin (66), Minggu 21 April 2019.

Wakil Ketua Pengurus Pusat Republik Ngapak, Rujianto mengatakan, secara rutin tiap bulan Republik Ngapak melakukan bakti sosial memugar rumah tidak layak huni (RTLH) warga tidak mampu. Bulan ini bedah rumah dilakukan pada rumah milik warga di Dukuh Tengah Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu sesuai dengan usulan dari anggota atau member dari Republik Ngapak Pos Wilayah (Poswil) Bumiayu.

"Untuk kali ini bedah rumah dilakukan di Poswil Bumiayu pada rumah warga tidak mampu dan telah selesai dan kami serahkan kepada pemiliknya sekaligus sukuran," katanya.

Menurutnya, kegiatan bedah rumah dianggarkan sebesar Rp 15 juta untuk biaya materialnya, sementara untuk tenaga kerja dilakukan secara sukarela oleh para member. Selain member dari Poswil Bumiayu juga ada dari Poswil lainnya yang ikut membantu melakukan pekerjaan pemugaran.

"Kita semua member guyub dan gotong royong membantu melakukan bedah rumah," ujar Rujianto.

Dikatakan, kegiatan bakti sosial bedah rumah didanai dari kas yang diperoleh dari keuntungan penjualan atribut Republik Ngapak, seperti kaos, stiker dan lainnya juga bantuan dari dermawan. Republik Ngapak saat ini memiliki member lebih dari dua ribu orang meski yang telah memilki kartu anggoat baru sekitar 800 member.

"Sebenarnya membernya sudah mencapai ribuan tapi yang sudah punya kartu anggota baru 800 member dan tersebar di beberapa kota," ungkap Rujianto.

Kegiatan sukuran dan penyerahan rumah yang telah dipugar secara simbolis dilakukan oleh Rujianto mewakili ketua umumnya, kepada Ketua Poswil Bumiayu Teguh Mujiono dan disaksikan Kepala Desa Jatisawit Sukarto. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemotongan tumpeng.

Sementara itu, pemilik rumah yang mendapat bantuan bedah rumah, Rojikin mengaku senang dan gembira dapat bantuan pemugaran rumahnya. Sebelumnya kondisi rumah tergolong RTLH dan hanya bepagar bilik yang telah lapuk dan gentingnya juga banyak yang pecah.

"Saya dan keluarga lima orang sangat berterimakasih kepada Republik Ngapak yang telah membantu memperbaiki rumah sehingga layak untuk kami tempati," kata Rojikin.

Republik Ngapak yang didirikan oleh Ken Setiawan dari Kebumen, merupakan ajang berisilaturahmi yang awalnya merupakan paguyuban warga perantauan, seperti di Jakarta, Bandung dan kota-kota besar di Indonesia. Namun seiring waktu, saat ini telah berkembang ke ibu kota provinsi di Indonesia hingga luar negeri. Seperti di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan dan Jepang.

Selain itu Republik Ngapak juga berkembang di wilayah asal bahasa ini ada. Mereka rutin melakukan pertemuan dan kegiatan sosial. Salah satunya aktif melakukan pengalangan dana untuk membantu permasalahan sosial di kampung halaman. Seperti melakukan bedah rumah, bantuan untuk berobat dan lainya.

Seiring dengan masifnya media sosial, Republik Ngapak juga mempunyai akun media sosial dengan jumlah pengikut puluhan ribu. Media sosial ini, sangat efektif untuk menginformasikan berbagai kegiatan, termasuk untuk pengalangan dana untuk membantu warga yang membutuhkan.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita