Rabu, 13/02/2019, 08:59:32
Warga Tegal, Nur Laelatul Masuk Nominasi Kalpataru
LAPORAN NINO MOEBI

Nur Laelatul Aqifah

PanturaNews (Tegal) - Warga Kota Tegal, Jawa Tengah, Nur Laelatul Aqifah sebagai pengelola Bank Sampah Mawar Biru, terpilih mewakili Kota Tegal masuk nominasi peraih penghargaan Kalpataru. Selain Nur Laelatul Aqifah, di Jawa Tengah terdapat dua orang lain dari Kabupaten Banyumas dan Kendal.

Tim Verifikasi dari unsur Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, LSM Bintari Semarang dan Akademisi UNNES, menyambangi rumah Nur Laelatu Aqifah, Selasa 12 Februari 2019.

Nur Laelatul merupakan Perintis Lingkungan individu bukan pegawai negeri atau bukan pejabat Negara, yang mempelopori upaya luar biasa Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan merupakan kegiatan baru di wilayah/kawasan tertentu, dan atau berhasil mengembangkan teknologi lokal yang ramah lingkungan.

Perwakilan Tim Verifikasi Penghargaan Kalpataru dari DLHK Provinsi Jawa Tengah, Endang Sudaryati mengatakan, penghargaan Kalpataru mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor P.30/MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2017 Tahun 2017 Tentang Penghargaan Kalpataru.

Pada Permen tersebut, kata Endang, penerima Kalpataru dibagi empat katergori, yakni Kategori Perintis Lingkungan, Kategori Pengabdi Lingkungan, Kategori Penyelamat Lingkungan dan Kategori Pembina Lingkungan.

Pengelola Bank Sampah Mawar Biru, Nur Laelatul Aqifah mengatakan Bank Sampah Mawar Biru dibentuk 2014 silam. Berawal dari tumpukan sampah di lingkungan sekitar dan kerap terjadi banjir, maka warga sepakat bentuk bank sampah.

Dari hasil gagasannya, kini beragram produk seperti ecobrik, tas dari plastik, sepatu dari plastik, tempat minuman, bunga, tempat tisu dan olahan dari sampah telah diproduksi.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita