Selasa, 12/02/2019, 15:32:33
Harga Anjlok, Petani Sayur Mengeluh Rugi
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Petani di Desa Baturtsari Kecamatan Sirampog, sedang memanen tanaman kentangnya (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Sejumlah harga sayuran di tingkat petani anjlok. Akibatnya petani mengalami kerugian, karena hasil sayur yang dipanennya tidak dapat menutup modal yang dikeluarkan. Harga beberapa sayuran yang anjlok antara lain kentang harganya Rp 4.500 per kilogram, wortel harganya Rp 1.000 per kilogram dan kol harganya Rp 500 per kilogramnya. 

"Hampir semua jenis sayuran turun, kecuali tomat yang saat ini di tingkat petani mencapai Rp 8.500 per kilogram," ungkap Sumedi salah satu petani sayur di Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa 12 Februari 2019.

Menurutnya, beberapa sayuran yang anjlok antara lain kentang harganya Rp 4.500 per kilogram, wortel harganya Rp 1.000 per kilogram dan kol harganya Rp 500 per kilogramnya. Harga sebesar itu sangat rendah bagi petani. kerena tidak dapat untung bahkan merugi.

"Penurunan harga sejak dua pekan ini, kemungkinan karena adanya penen raya," kata Sumedi petani yang tinggal di lereng Gunuung Slamet ini.

Dikatakan, biaya mengolah lahan dan tanam sayuran saat ini sangat tinggi. Tenaga kerja terus naik, juga harga benih dan obat-obatan pertanian mahal.

Petani mendapatkan untuk jika harga panen normal per kligramnya Rp 8.000 untuk kentang, Rp 3.000 untuk wortel dan Rp 2.500 untuk kol.

"Pokoknya petani tidak dapat apa-apa kalau harganya anjlok seperti sekarang," ucap Sumedi.

Namun anjloknya harga tersebut tidak terjadi pada bawang daun dan tomat. Bawang daun saat ini harganya Rp 8000 per kilogram dan tomat Rp 4.500 per kilogram.

"Harga sedang tinggi karena saat ini petani yang menanamnya juga jarang, jadi pantes kalau harganya naik," ujar Sutikno (45) petani sayur lainnya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita