Senin, 11/02/2019, 17:29:41
Perayaan Tahun Baru Imlek di Bumiayu
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Deputi Kepala Litbang Pusat PDI Perjuangan, Harris Turino (baju batik berkacamata) saat menghadiri perayaan Imlek di Bumiayu (Foto: Dok. Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Perayaan tahun baru Imlek digelar di Kota Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Jawa Tengah, Senin 11 Februari 2019. Perayaan Imlek untuk pertama kalinya di Bumiayu ini dipelopori oleh warga keturunan Arab dan dihadiri oleh beberapa warga dari berbagai elemen masyarakat.

Ketua panitia kegiatan, Anis Abdullah mengatakan acara dimaksudkan untuk menunjukan sikap kebersamaan dalam kebhinekaan yang sesungguhnya. Menunjukkan sikap saling menghormati dan menghargai sesama meski dalam perbedaan.

"Ini adalah bukti kita tetap bersatu dan bersama meski kita berbeda, temanya juga bersama merajut kebhinekaan," katanya.

Hadir pada kegiatan tersebut Deputi Kepala Litbang Pusat PDI Perjuangan, Harris Turino yang mengapresiasi kegiatan perayaan Imlek yang pertama kalinya di Bumiayu itu. Calon anggota DPR RI ini juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersamaan meski di antara sesama ada perbedaan.

"Kebersamaan harus kita jaga dengan saling menghargai sesama meski ada perbedaan," ucapnya saat menyampaikan sambutan.

Haris juga menyampaikan terima kasih kepada komunitas keturunan Arab yang telah mempelopori dan melaksanakan kegiatan tersebut.

Kata dia, perayaan Imlek di Bumiayu patut dicontoh oleh masyarakat di tempat lain, karena sebagai bukti di Bumiayu masyarakatnya sangat menghargai kebhinekaan.

"Ini bukti dan contoh kebhinekaan dan perayaan Imlek yang dipelopori oleh warga keturunan Arab ini tergolong yang pertama di Indonesia," ungkap Haris, Caleg DPR RI dari PDIP ini.

Haris menambahkan, sikap kebhinekaan yang ditunjukkan warga Bumiayu itu juga wujud dari Sumpah Pemuda yang dilakukan pada 1928 silam. Yaitu, diantaranya bertanah air satu tanah air Indonesia dan berbahasa satu bahasa Indonesia.

"Inilah bukti atau wujud dari Sumpah Pemuda yang ditunjukkan warga Bumiayu," ucap Haris yang juga seorang akademisi ini.

Kegiatan perayaan Imlek ini juga diramaikan dengan pertunjukan kesenian Barongsai. Pertunjukan tari asal dari Tiongkok yang mengandalkan kelincahan dan kemahiran ini cukup menarik perhatian warga Bumiayu.

Hadir pada perayaan Imlek tersebut beberapa tokoh dari Bumiayu, diantaranya mantap Wakil Bupati H Faris Sulhaq yang juga tokoh pegiat pemekaran Kabupaten Brebes, serta beberapa tokoh lainnya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita