Senin, 21/01/2019, 15:55:56
Jalan Banjarharjo-Salem Masih Tertutup Longsor
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Anggota TNI dan warga melakukan kerja bhakti untuk menyingkirkan material longsor yang menutup jalan penghubung Banjarharjo dan Salem (Foto: Dok.Pendim)

PanturaNews (Brebes) - Masyarakat bersama personil TNI dan lainnya pada Senin 21 Januari 2019 melakukan kerja bhakti untuk membuka jalan provinsi ruas Banjarharjo-Salem yang tertutup longsor. Tepatnya di jalur Desa Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul dan skop warga bahu membahu menyingkirkan material longsor, sambil menunggu alat berat yang sedang didatangkan ke lokasi.

Danramil 14 Banjarharjo, Kapte Inf Agus sulistyo mengatakan, karya bhakti bersama masyarakat dilakukan setelah terjadinya bencana longsor pada Minggu 20 Januari 2019. Material longsor yang tebal membuat upaya membuka jalan cukup lama.

“Karya bakti pembersihan material ini juga telah dilaksanakan malam hari pasca longsoran, namun karena volume material yang sangat banyak sehingga pagi ini, bersama 30 warga masyarakat Desa Bandungsari dan Pasirpanjang, TNI Koramil 13 Salem dan 14 Banjarharjo serta Polsek, kami melanjutkan pembukaan jalan,” katanya.

Hingga siang ini kondisi jalan belum bisa dilewati, pasalnya hanya menggunakan peralatan seadanya ditambah chainsaw untuk memetong phon yang tumbang dan menutup jalan.

Perlu diketahui, tebing bukit Gunung Lio di Bandungsari, penghubung antara Kecamatan Banjarharjo dan Kecamatan Salem itu longsor sehingga menutup akses tersebut, dikarenakan tanah labil akibat guyuran hujan yang sangat deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Pjs. Danramil 13 Salem, Pelda Jahri bahwa, TNI-Polri bersinergi memotivasi masyarakat guna mengevakuasi longsoran dan terus menghubungi segenap elemen guna membantu serta mempercepat pekerjaan.

“Jika jalan ini tidak segera terbuka maka perekonomian masyarakat khususnya Salem dan Majenang Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, akan lumpuh menuju ke Brebes Kota,” kata Jahri.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita