Minggu, 20/01/2019, 23:29:40
Dewi Aryani Dorong Dana Lebih Banyak untuk BPOM
LAPORAN SL. GAHARU

Dewi Aryani saat menjadi nara sumber pada sosialisasi tentang memilih obat tradisional yang aman (Foto: Dok/Erin)

PanturaNews (Tegal) - Untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai obat-obatan dan makanan yang aman dikonsumsi, Anggota Komisi 9 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Hj. Dewi Aryani, MSi akan mendorong untuk bisa menganggarkan dana yang lebih banyak untuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Hal itu dikatakan Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr, saat menjadi narasumber pada sosialisasi tentang memilih obat tradisional yang aman di Hotel Grand Dian, Slawi, Kabupaten Tegal yang dihadiri 200 undangan, Minggu 20 Januari 2019 sore.

Menurut Dewi Aryani, diharapkan BPOM dapat bekerja lebih banyak untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai obat-obatan dan makanan yang aman dikonsumsi. BPOM diharapkan memperbanyak kegiatan sosialisasi di Dapil Jawa Tengah IX yang meliputi Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal.

“Di Dapil Jawa Tengah IX, produktivitas UMKM di bidang jamu dan makanan sangat banyak. Sehingga sosialisasi harus digencarkan, dengan harapan masyarakat tahu obat dan makanan yang layak untuk dikonsumsi,” tutur politisi PDI Perjuangan ini.

Pada kesempatan itu DeAr menyampaikan, nantinya pengusaha dan produsen jamu tradisional akan dikumpulkan untuk diberi pembinaan dalam pengolahan jamu.

“Tujuan dari kegiatan itu, agar nantinya jumlah orang sakit dapat menurun, dan mampu mengurangi penggunaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) serta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS),” ujarnya.

Sementara Kepala BPOM Semarang, Drs Safriansyah mengungkapkan sedikitnya delapan kasus jamu illegal berhasil diungkap BPOM Semarang pada 2018. Sdangkan pada tahun ini, BPOM terus bergerak cepat untuk mengungkap kasus serupa6.

“Tahun lalu ada delapan perkara yang kita pidanakan, terkait memproduksi dan mengedarkan obat tradisional ilegal yang mengandung bahan kimia obat. Salah satunya berasal dari Tegal,” Terang Safriansyah.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita