Rabu, 09/01/2019, 16:47:19
Pembangunan Irigasi di Pangebatan Belum Rampung
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Beberapa tukang batu sedang bekrja menyelsaikan pembuatan irigasi di Desa Pangebatan Kecamatan Bantarkawung (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Memasuki awal tahun 2019 masih ada pekerjaan pembuatan saluran irigasi pertanian di Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Pembuatan saluran irigasi sepanjang hampir 10 meter tersebut belum rampung dan diduga pekerjaan pemeliharaan.

Pantauan PanturaNews.Com pada Rabu 09 Januari 2019 di lokasi nampak tiga pekerja sedang menyelesaikan pembuatan saluran irigasi yang letaknya dekat aliran Sungai Cilakar tersebut.

Salah satu pekerja, Wasno menuturkan, pekerjaan dimulai beberapa hari lalu dan hanya melakukan pekerjaan dengan volume tiga kubik. Pekerjaan pembuatan saluran irigasi menggunakan material pasir yang diambil dari Sungai Cilakar yang ada di dekat lokasi.

"Pasir ambil dari sungai sebelah dan diaduk dengan semen untuk pemasangan batu dan lepah," katanya.

Wasno mengaku hanya mendapatkan pekerjaan meneruskan pembuatan saluran irigasi yang sebelumnya sudah ada. Pekerjaan saluran sebelumnya tidak diketahui dan di sekitar lokasi pekerjaan juga tidak nampak ada papan informasi proyek.

"Saya dapat pekerjaan hanya menyambung sepanjang sekitar tujuh meter lebih kiri-kanan," ungkap Wasno.

Pemerintah Desa Pangebatan, melalui Sekdes Agus Supriyanto ketika dikonfirmasi mengaku tidak tahu menahu adanya pekerjaan pembuatan saluran irigasi tersebut. Pemerintah desa tidak mendanai dan tidak melakukan pekerjaan irigasi tersebut.

"Desa tidak tahu menahu ada pekerjaan irigasi itu, Kadus setempat juga mengaku tidak tahu adanya pekerjaan itu," katanya.

Kepala UPTD Pengelolaan ESDM dan Pengairan Wilayah Pemali Hulu, Moch Rozikin ketika dikonfirmasi juga mengaku tidak tahu menahu ada pekerjaan irigasi itu. Kata dia, diperkirakan pembuatan iriagsi tersebut pekerjaan pemeliharaan atau penambahan setelah dilakukan retensi.

"Mungkin itu proyek yang sudah lama kemudian setelah dilakukan retensi perlu pemeliharaan atau penambahan volume," katanya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita