Kamis, 03/01/2019, 17:09:01
Pasar Desa Gununglarang Mulai Buka
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Pedagang di Pasar Desa Gununglarang berfoto bersama dengan Camat Salem saat acara pembukaan pasar desa tersebut (Foto: Dok. Humas)

PanturaNews (Brebes) - Desa Gununglarang Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengawali tahun baru 2019 dengan membuka pasar desa. Pasar yang terletak di Dusun Talaga Desa Gununglarang tersebut dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat. Pembukaan pasar desa secara resmi dilakukan oleh Camat Salem, Nur Ari HY, Kamis 03 Januari 2019.

Pembukaan pasar desa ditandai dengan pemukulan kentongan pada pukul 05.00 WIB. Ari berharap, agar embrio pasar pagi di Dusun Talaga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan membangkitakan ekonomi kerakyatan. Selain itu, akan tercipta kesejahteraan keluarga dan yang lebih utama, menyatukan hubungan sosial antar warga.

“Tidak semata-mata provite oriented, tapi manfaat kemaslahatan yang lebih utama,” ajaknya.

Ari juga berharap pemerintah desa dan pengurus Bumdes untuk bekerja dengan baik, patuhi aturan yang berlaku. Kepada para pedagang dan pembeli, untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta menjaga kebersihan bersama-sama. Pasar tersebut, berjarak sekitar 1,5 kilometer dari kantor Kecamatan Salem.

“Tugas pemerintah adalah merubah pola pikir masyarakat, agar bersemangat, berdayaguna dan berhasil guna menjadi masyarakat yang produktif,” tandasnya.

Senada, Kades Gunung Larang Edi Sutrisno, dengan dibukanya pasar pagi berharap masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memasarkan produk lokal yang ada di dusun Talaga, Desa GunungLarang. Posisi pasar pagi yang berdiri di tengah Dusun Talaga, mudah-mudahan membawa berkah untuk masyarakat dan dimungkinkan juga berkembang ke lokasi yang lain.

“Semoga kreativitas Bumdes semakin membawa kemajuan dalam berkarya, berikhtiar untuk kemajuan bersama masyarakat," harap Ari

Menurut Edi, sedikitnya ada 12 pedagang yang sudah mengawali kegiatan pasar pagi. Embrio pasar di Dusun Talaga dilaksanakan sementara di sepanjang jalan desa, dengan komitmen warga untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan sepanjang kegiatan pasar berlangsung.

Hal tersebut sudah diperhitungkan tidak menggangu kegiatan warga karena dilaksanakan pada pagi hari mulai jam 5 hingga 8 pagi. Fasilitas perdana pembukaan pasar dengan kesederhanaan, sebagian masyarakat berdagang hanya menggunakan meja dan lesehan, kedepannya akan dipikirkan kios dan tempat yang representatif agar makin maju.

Manager Bumdes Durrohim menjelaskan, moment tahun baru dengan semangat baru menjadi titik awal bagi kemajuan masyarakat Dusun Talaga, Desa Gunung Larang. Pada pembukaan perdana pasar ini, perputaran transaksi masih berkisar sampai Rp 2 jutaan. Dan Bumdes berharap ke depan, partisipasi pedagang dan masyarakat semakin baik. Fasilitas perdana pembukaan pasar dengan kesederhanaan, sebagian dengan beralas meja dan lesehan, dan semoga ke depan semakin maju.

“Pasar di Dusun Talaga akan buka setiap hari Pon, atau 5 hari sekali,” papar Durrohim.

Komoditas lokal yang masih dijual, diantaranya jajanan atau kuliner lokal baik berupa sarapan, jajan desa ataupun sayur mayur lokal. Hadir dalam pembukaan Kepala Desa Edi Sutrisno dan perangkat desa, BPD, PKK, Kadus Ani dan Manager Bumdes Durrohim dan pengurusnya, Pendamping Desa Fauzi, dan PDTI Eko serta para pedagang. (Humas)




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita