Selasa, 01/01/2019, 13:34:49
Sambut Pergantian Tahun dengan Introspeksi
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Suasana kegiatan dzikir menyambut tahun baru 2019 di Pendopo Bupati Brebes (Foto: Dok. Humas)

PanturaNews (Brebes) - Menyambut pergantian tahun, hendaknya dengan banyak istighfar sebagai upaya instrospeksi diri. Sebab tidak ada seorang pun dalam menjalani kehidupan luput dari salah dan dosa.

Hal inilah yang dilakukan ribuan warga Brebes di pergantian tahun dengan menggelar istighosah di Pendopo Bupati Brebes, Senin (31/12) malam.

Disambut dengan hujan deras acara istighosah dibuka dengan penampilan Hadrah dari Santri Pondok Pesantren Darussalam Jatibarang. Sebagaimana disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH agar mendekatkan diri pada Allah SWT, dan mohon ampunan pada-Nya.

"Anak-anak belajarlah dan jadi anak sholeh, yang selalu taat pada orang tua dan Guru serta menunaikan sholat lima waktu," ujarnya.

Beliau juga berharap agar orang tua sebagai pendidik menjadi tauladan yang baik.

"Orang tua juga mencontohkan kepada anak-nya dengan tauladan yang terpuji," lanjutnya.

Perbanyak Istighfar, menjadi sorotan penceramah DR KH Jafar Al Thoyar dari Banjarharjo. Kiai muda ini mengajak jamaah untuk banyak beristighfar karena bisa menjadi solusi dari segala masalah.

"Beristighfarlah, dengan banyak meminta ampunan Allah, Insya Allah dijauhkan dari musibah," kata Thoyar.

Bila tidak punya banyak rejeki, tidak punya keturunan tidak mendapatkan hujan maka perbanyaklah istighfar, memohon ampun pada Allah untuk tiga perkara tersebut.

Bila mohon ampun pada Allah, maka Allah akan memberikan apa yang akan kita minta. Menurunkan hujan, memberikan harta benda yang banyak, memberi anak yang banyak. Dia juga mengingatkan kalau akhir akhir ini musibah bertubi tubi.

Menurutnya, belum tentu yang kena musibah hanya yang maksiat saja. Kita pun yang tidak melakukan maksiat terkena imbasnya. Hal ini terjadi karena maksiat sudah dilakukan terang terangan.

Dia mengajak untuk Instropeksi diri, karena tentu kita banyak dosa. Dengan istighfar, marabahaya akan diangkat Gunung, bumi, laut jangan kau binasakan manusia. Sebagai manusia, jangan sampai membuka maksiatnya sendiri.

"Allah akan binasakan, karena ada maksiat terang terangan. Untuk itu, kalau kita tidak bisa berbuat kebaikan, janganlah berbuat maksiat," tandasnya.

Pengasuh pondok pesantren Darussalam Jatibarang Brebes KH Syeh Sholeh Basyalamah menandaskan, kalau umur itu modal yang diberikan Allah SWT.  Modal dalam perjalanannya bisa untung bisa rugi.

Tapi perlu diingat bahwa pemberi modal, yakni Allah akan memintai pertanggungjawaban atas modal umur yang telah kita gunakan. Agar modal kita tidak merugi, bertobatlah. Orang bertobat dengan istighfar doanya dihapus tanpa bekas.

Istighosah dan pengajian umum dalam rangka menyambut tahun baru 2019 ditutup dengan doa bersama yang dipimpin imam besar Masjid Agung Brebes Drs KH Rosyidi.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Dandim 0713/Brebes Faizal Amri Sekda Brebes Emastoni Ezam, Kepala Dinkominfotik Johari SH, Kabag Kesra Ahmad Ma'mun, Asisten 1 Sekda Brebes Athoillah dan undangan lainnya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita