Jumat, 28/12/2018, 00:45:45
Rekapitulasi, Tahun 2018 Satnarkoba Ungkap 25 Kasus
LAPORAN JOHARI

AKBP Siti Rondhijah SSi MKes (FT: JOhari)

PanturaNews (Tegal) – Selama tahun 2018, Satuan Nakorba Polres Tegal Kota berhasil ungkap 25 kasus penyalahgunaan narkotika, diantaranya sabu 22 kasus, ganja 1 kasus dan 0bat-obat berbahaya (Obaya) 2 kasus.  Hal itu berdasarkan data hasil rekapitulasi penangkapan kasus narkotika  dalam kurun waktu 1 Januari 2018 hingga 27 Desember 2018

Jumlah itu lebih sedikit jika dibanding tahun 2017, yang berhasil ungkap 28 kasus yakni sabu 16 kasus, ganja 2 kasus dan Obaya 10 kasus . Namun untuk barang bukti (BB)  yang berhasil diamankan tahun 2018 lebih banyak dibanding tahun 2017, diantaranya BB sabu 54,16 gram, BB ganja 5,70 gram, BB psikotropika yakni  8 butir Alprazolam dan 13 butir Riklona, BB obat-obatan 140 butir Tramadol HCL dan 10 butir Trihexyphenidyl HCL.

Tahun 2017, BB sabu hanya 5,52 gram, BB ganja 71,16 gram, BB narkoba jenis baru (tembakau gorilla)  1,74 gram, BB psikotropika 12 butir Alprazolam dan 3 butir Estazolam, BB obat-obatan ( 224 butir Tramadol HCL, 162 butir Trihexyphenidyl HCL dan 170 butir Zenith Pharmaceutichal).   

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi MKes didampingi Kasat Narkoba IPTU Bambang Margono SH, mengatakan mengapa jumlah ungkap kasus tahun 2018 lebih sedikit dibanding tahun 2017 karena pengedarnya banyak yang tertangkap di tahun 2017. Sehingga jumlah pemakainya otomotis lebih sedikit.

“Tapi ingat, tahun 2018, ada prestasi yang luar biasa yaitu tertangkapnya bandar besar seorang wanita NR (34) warga Kelurahan Kalinyamat Wetan RT 02/02 dengan BB 29 gram sabu. NR sudah divonis oleh majelis hakim selama 9 tahun penjara,” ujar Kapolres.

Kapolres  berharap pemberantasan narkoba yang gencar dilakukan Polres Tegal Kota, mendapat dukungan penuh dari masyarakat, yaitu turut berperan aktif dengan cara segera melaporkan ke Polres apabila mengetahui ada transaksi ataupun pemakaian narkoba di wilayah tempat tinggal masing-masing.

"Kami imbau masyarakat yang mengetahui adanya peredaran narkoba, agar langsung melaporkan, sehingga dapat dilidik untuk diproses," tandasanya.

 




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita