Kamis, 27/12/2018, 22:20:33
Dua Pelaku Jambret Dibekuk Reskrim Polsek Tegal Barat
Laporan Johari

AKBP Siti Rondhijah SSi MKes, interogasi kedua pelaku jambret (FT: Johari)

PanturaNews (Tegal) – Unit Reskrim Polsek Tegal Barat berhasil meringkus dua residivis pelaku pejambretan, Anggi Suprayogi (30) warga Desa Debong Wetan, Kecamatan Dukuhturi dan Ade Prasetyo (20) warga Desa Kajen, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal,Jawa Tengah,  senin 24 Desember 2018.

Barang bukti yang berhasil diamankan, 2 unit sepeda motor Yamaha Vixon B 6916 GSU dan Honda Vario warna putih G 6861 AG, yang digunakan dalam aksinya, uang tunai serta sebuah dus Handphone Oppo F3.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi MKes didampingi Kapoolsek Tegal Barat AKP Sugeng SH MH dan Kabag Ops Kompol Mandala dalam press release di  Mapolsek Tegal Barat, Kamis 27 Desember 2018 mengatakan, dua pelaku ini merupakan residivis karena  menurut pengakuannya sudah 12 kali melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas) di Kota Tegal dan Kabupaten Tegal.

“Dari pengakuannya sudah 12 kali melakukan pejambretan, 9 kali di Kota Tegal dan 3 kali di Kabupaten Tegal, namun itu masih kami kembangkan,” ungkap Kapolres.

 Lebih lanjut kata Kapolres, kedua pelaku ditangkap berdasarkan laporan  Yulianti (39) warga Jalan Raya Utara No 22 RT 13/07 Adiwerna, Kabupaten Tegal, usai dari Mall di Jalan Kol. Sugiono, Senin 10 Desember 2018. Ia menjadi korban penjambretan oleh kedua pelaku di Jalan Kompol Suprapto, Kelurahan Kemandungan, Kecamatan Tegal Barat.

Dari hasil olah TKP dan berdasarkan informasi dari warga, ciri-ciri pelaku pejambretan mengarah kepada kedua pelaku. Hasil lidik unit Reskrim Polsek Tegal Barat, akhirnya kedua pelaku berhasil diringkus di rumahnya masing-masing.

“Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, akhirnya anggota unit reskrim Polsek Tegal Barat berhasil meringkus pelaku,” imbuhnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku kini meringkuk di ruang tahanan Mapolsek Tegal Barat dan akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan ancaman hukuman  9 tahun penjara.

 




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita