Senin, 17/12/2018, 11:30:23
Bupati Brebes Terima Penghargaan OCDay
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Bupati Brebes Hj Dza Priyanti SE MH (kanan) didampingi Kabid Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak DP3KB Brebes Rini Pujiastuti, menerima penghargaan OCDay (Foto: Dok. Humas)

PanturaNews (Bandung) - Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj Idza Priyanti SE MH menerima panghargaan sebagai Kepala Daerah yang mendukung kegiatan Sehari Belajar Di Luar Kelas atau Outdoor Classroom Day (OCDay) melalui Surat Edaran. 

Penghargaan diserahkan langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Susana Yembise kepada Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH pada Festival Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Minggu 16 Desember 2018.

Bupati dinilai telah merespon kegiatan OCDay secara nyata di Kabupaten Brebes serentak pada 1 November 2018 silam.

Bupati Brebes mengaku bangga dan gembira dengan penerimaan penghargaan yang diraih Kabupaten Brebes. Diraihnya penghargaan OCDay menambah deretan panjang penghargaan tingkat nasional yang diraih Kabupaten Brebes.

Menurutnya, penghargaan itu hakekatnya untuk semua anak-anak dan sekolah di Kabupaten Brebes. Untuk itu, sinergi aksi didunia pendidikan perlu dukungan semua pihak. Baik dari orang tua, pendidik, dunia usaha maupun pemerintah.

“Anak-anak masih membutuhkan ruang publik untuk mengekspresikan kreativitas, ketrampilan dan ketangkasan jasmani maupun rohaninya," kata Idza.

Pembelajaran diluar kelas, ternyata mengasyikan bagi anak-anak sehingga kami merespon penuh kegiatan tersebut dengan membuat surat edaran, ujar Bupati usai menerima penghargaan yang didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3KB Brebes Rini Puji Astuti.

Menurut Kabid Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak DP3KB Brebes Rini Pujiastuti, yang telah memantau kegiatan OCDay antara lain kegiatan menari, membaca puisi, bermain gobag sodor, enggrang, congklak, bermain kelereng kegiatan mencuci tangan sebelum makan dan lain lain. Permainan tersebut sebagai bukti kecintaan terhadap lingkungan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan melestarikan kebudayaan bangsa.

"Para siswa tampak lebih termotivasi dan lebih menikmati suasana yang berbeda dari biasanya," ujar Rini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes, Tahroni menjelaskan, sebanyak 763 dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se Kab Brebes serentak melaksanakan OCDay.
Tidak hanya Bupati, di tempat yang sama Kepala SD Negeri Brebes 01 Riyanto juga menerima penghargaan sebagai fasilitator yang mendorong lebih kurang 500 pembentukan Sekolah Ramah Anak (SRA) di satu atau lebih daerah di Indonesia.

Sebagai Kepala SD Brebes 01 yang telah mendapatkan Predikat SRA, dia berkeliling Indonesia menularkan virus virus positif SRA. Juga melayani kunjungan Studi Banding ke sekolahnya.

Sementara itu pula, dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menargetkan pada 2030, semua kabupaten/kota di Indonesia mendapat predikat kabupaten/kota layak anak.
Saat ini baru 389 kabupaten/kota di Indonesia yang sudah meluncurkan Kabupaten/Kota Layak Anak.

Yohana mengatakan ada 24 indikator yang harus dipenuhi kabupaten/kota untuk mendapat predikat KLA. Beberapa di antaranya adalah terpenuhinya hak sipil anak, semisal akta kelahiran, akses terhadap pendidikan dan kesehatan.

"Kabupaten/kota juga harus fasilitasi untuk anak, semisal ruang ramah anak, ruang bermain bagi anak, taman bermain, dan ruang kreativitas anak," katanya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita