Minggu, 16/12/2018, 08:24:30
Panggung Riging Diatas Lantai Kayu TBT Diprotes
LAPORAN NINO MOEBI

Panggung riging yang dipasang diatas lantai kayu di dalam Arena TBT (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Persoalan sarana panahan dan gantangan burung perkutut yang ada di sekitar Gedung Arena Taman Budaya Tegal (TBT), Jawa Tengah, diprotes oleh para seniman dan masih membekas. Kini muncul lagi persoalan pemakaian panggung riging yang dipasang diatas lantai kayu di dalam Arena TBT.

Beberapa seniman Kota Tegal Dewan Kesenian Tegal (DKT), memprotes pemakaian panggung riging diatas lantai kayu di dalam Arena TBT yang digunakan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Family Festival 2018, Sabtu 16 Desember 2018 malam.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal (DKT), Yono Daryono menyampaikan, Gedung Teater Arena Taman Budaya Tegal, sebagai teater arena panggung itu sudah standar. Kalau ada penambahan karena kebutuhan artistik sebatas setting, paling dalam bentuk level-level yang nota bene-nya tidak merusak lantai panggung dari kayu. Tapi kenyataannya gedung teater arena sering digunakan untuk kegiatan dengan nambah panggung lain.

"Ibarat ada panggung di atas panggung, ironisnya panggung pakai kontruksi riging. Mereka menganggap lantai kayu gedung itu seperti tanah atau aspal," kata Yono Daryono.

Yono sangat menyesalkan mendirikan riging di atas panggung teater arena, pengalaman telah membuktikan sehabis pesta usai, riging merusak panggung taeter arena TBT.

Pengelola harus selektif, buat aturan bagi pemakai gedung, apa yang boleh dan yang tidak. Pementasankan ada porsinya masing-masing. Belajarlah mengukur kapasitas pertunjukan dan penontonnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal, Johardi saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut melalui fasilitas WhatsApp (WA) melimpahkan ke stafnya.

Sementara Kabid Kebudayaan Disdikbud Kota Tegal, Dinar Marnoto menyampaikan, protesnya seniman digunakan untuk menata dan memperbaiki tata kelola kebudayaan.

"Maaf saya ndak bisa coment, nanti ndak malah salah," kata Sri Hartati selaku pengelola TBT, Kasi Seni Budaya Disdikbud Kota Tegal saat dikonfirmasi.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita