Kamis, 13/12/2018, 21:40:16
Ditangkap di Bekasi, Dua Pembobol ATM Didor
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Dua pelaku pembobol ATM digenlandang Tim Resmob di Mapolres Brebes (Foto: Takwo)

PanturaNews (Brebes) - Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes, Jawa Tengah, terpaksa menembak dua dari tiga orang komplotan sindikat pembobolan ATM lintas pulau. Itu lantaran komplotan tersebut berusaha melawan saat hendak ditangkap. Para pelaku dihadiahi timah panas di bagian kakinya.

Ketiga pelaku adalah, Darmawan (40) warga Subang, Jawa Barat, Ahmadi (39) warga Palembang, Sumatera Selatan dan Hermansyah (41) warga Bekasi, Jawa Barat.

"Ketiga pelaku ini sudah beraksi sebanyak 50 kali lebih di beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Lampung. Dengan perolehan hasil kejahatan hingga ratusan juta rupiah," ujar Kapolres Brebes, AKBP Aris Supriyono melalui Wakapolres, Kompol M Faisal Perdana, Kamis 13 Desember 2018.

Menurutnya, para pelaku ditangkap di sebuah tempat persembunyianya di wilayah Bekasi pada Kamis 13 Desember 2018 dini hari.

Adapun, kata dia, penangkapan tiga kawanan pelaku oleh Tim Resmob setelah dilakukan pengintaian selama lima hari. Berbekal petunjuk yang ada, hingga akhirnya tim Resmob membekuk mereka di sebuah hotel di Bekasi, Jawa Barat.

Sebelum ditangkap, kawanan sindikat pembobol ATM telah beraksi di lima tempat dan menguras isi rekening para korbanya. Terakhir kali, mereka beraksi di ATM BRI dekat RS Muhammadiyah Siti Aminah Jatisawit, Bumiayu, Kabupaten Brebes.

"Jadi modus para pelaku melakukan pembobolan dengan memasukkan tusuk gigi ke dalam lubang kartu di sebuah mesin ATM. Pengakuan mereka (pelaku) sudah melakukan aksinya di 50 lokasi berbeda," terangnya.

Mereka berpura-pura menolong korban yang kebingungan lantaran kartu ATM-nya tertelan mesin. Sebelumnya, para pelaku sudah menyiapkan kartu ATM kosong yang mirip dengan milik korban.

"Satu orang bertugas mengawasi keadaan dari luar, satunya lagi memasang perangkap, satu orang memperhatikan PIN milik korban. Pelaku Agus alias Kyai ini, punya keahlian menghafal PIN hanya dengan melihat gerakan tangan korban saat memencet angka," ungkapnya.

Mereka memanfaatkan kelengahan korban, kartu ATM yang tadinya sudah disiapkan pelaku diberikan kepada korban.

"Korban tidak sadar kalau kartu yang diberikan itu bukan miliknya, melainkan kartu ATM kosong yang sudah disiapkan pelaku," jelasnya.

Setelah korban pergi, pelaku lalu mengeluarkan kartu ATM milik korban menggunakan gergaji besi. Pelaku pun leluasa menguras isi ATM milik korban.

"Berbagai alat bukti sudah kita amankan, seperti 42 buah kartu ATM, 4 telepon seluler, satu unit mobil, 2 buah topi warna hitam, 1 buah kacamata hitam dan satu buah lem MX Bond," katanya.

Dia menyebut, hasil kejahatan lima aksi komplotan sindikat pembobol ATM di wilayah Bumiayu, Brebes menimbulkan kerugian korban mencapai Rp 80 juta. Selain di gerai Bumiayu, para komplotan sindikat pembobolan ATM ini juga beraksi di gerai ATM Indomart di Desa Kluwut, Bulakamba, Brebes hasil Rp 20 juta.

Kemudian di Indomart Alun-Alun Brebes hasil Rp 40 juta. Alfamart Brebes kota hasil Rp 10 juta, Alfamart Brebes kota Rp 5 juta, dan Alfamart Pejagan Tanjung hasil Rp 20 juta.

"Mereka diancam dengan pasal 363 tentang pencurian dan pemberatan, dengan amcaman pidana 9 tahun kurungan penjara," pungkasnya.

Adapun, selain di wilayah Brebes, kawanan sindikat pembobolan ATM ini beraksi di beberapa lokasi diantaranya, Pekalongan 1 tempat kejadian perkara (TKP), Banyumas 3 TKP, Pemalang 1 TKP, Bekasi/ Bekasi kota 10 TKP, Cilacap 1 TKP, Cirebon kota 2 TKP, Lampung 1 TKP, Makasar 1 TKP, Batang 1 TKP, Pekalongan kota 1 TKP dan Semarang 2 TKP.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita